“Demo untuk beberapa BPR. Ada 100 lah kalau tidak salah,” tuturnya.
Sebelumnya, implementasi core system dalam program penguatan infrastruktur IT BPR ditargetkan mulai bergulir pada 2026. Namun, pelaksanaan proyek tersebut kemudian mengalami penyesuaian jadwal.
Anggito menambahkan, kelancaran integrasi sistem akan sangat bergantung pada kesiapan masing-masing BPR dalam menyesuaikan aplikasi yang digunakan agar dapat terhubung secara langsung atau host-to-host dengan sistem yang disediakan.
Proyek percontohan IT BPR tersebut sebelumnya telah mengalami beberapa kali penyesuaian jadwal. Dalam rencana awal, LPS menargetkan pilot project mulai dilaksanakan pada Agustus 2025 dengan melibatkan dua BPR di wilayah Jabodetabek sebagai peserta percontohan perdana.
(DESI ANGRIANI)