Australia menjadi satu-satunya pengecualian dengan menaikkan biaya pinjaman sebesar 25 basis poin. Tidak ada negara maju utama yang memangkas suku bunga selama bulan tersebut.
Negara berkembang menunjukkan sedikit lebih banyak variasi tetapi secara umum tetap berhati-hati. Dari 15 pertemuan pada Maret, 10 bank sentral mempertahankan suku bunga, sementara empat bank sentral mengumumkan pemotongan yang moderat.
Kolombia menjadi satu-satunya negara berkembang yang memperketat kebijakan secara agresif. Suku bunga acuannya naik sebesar 100 basis poin.
Beberapa bank sentral, termasuk di Indonesia, Afrika Selatan, Filipina, Hongaria, dan Republik Ceko, secara eksplisit menyebutkan meningkatnya ketidakpastian yang terkait dengan konflik Timur Tengah dan potensi dampaknya terhadap inflasi sebagai alasan untuk menunda atau membatasi pemotongan suku bunga. (Wahyu Dwi Anggoro)