sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Mayoritas Bank Sentral Tahan Suku Bunga di Tengah Perang Iran-AS

Banking editor Wahyu Dwi Anggoro
05/04/2026 07:00 WIB
Sebagian besar bank sentral menahan suku bunga kebijakannya pada Maret 2026 di tengah perang antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Mayoritas Bank Sentral Tahan Suku Bunga di Tengah Perang Iran-AS. (Foto: Inews Media Group)
Mayoritas Bank Sentral Tahan Suku Bunga di Tengah Perang Iran-AS. (Foto: Inews Media Group)

IDXChannel - Sebagian besar bank sentral menahan suku bunga kebijakannya pada Maret 2026 di tengah perang antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Dilansir dari CNA pada Minggu (5/4/2026), langkah itu didorong potensi inflasi yang lebih tinggi dan pertumbuhan ekonomi yang lebih lemah.

Para pembuat kebijakan di negara maju dan berkembang menunjukkan sikap hati-hati. Sebagian besar memilih untuk mempertahankan suku bunga atau hanya bergerak secara moderat karena harga minyak yang bergejolak dan risiko geopolitik mempersulit jalan bagi pelonggaran moneter.

"Dibutuhkan waktu bagi bank-bank sentral untuk menilai besarnya guncangan (harga minyak)," kata JPMorgan dalam laporannya baru-baru ini.

Di negara maju, bank-bank sentral sebagian besar mempertahankan suku bunga. Dari sembilan pertemuan pada Maret, delapan menghasilkan suku bunga yang tidak berubah.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement