Hery meyakini pemerintah dan otoritas terkait akan memilih figur pengganti yang kredibel serta memiliki komitmen terhadap stabilitas perekonomian nasional.
Di sisi lain, Perbanas memastikan kondisi sektor perbankan nasional saat ini tetap berada dalam posisi yang solid, didukung oleh permodalan yang kuat, likuiditas yang memadai, serta penerapan manajemen risiko secara hati-hati atau prudent.
Perbanas menyatakan seluruh aktivitas operasional dan layanan perbankan kepada masyarakat tetap berjalan normal. Organisasi tersebut juga mengimbau pelaku pasar dan masyarakat untuk mengacu pada informasi dari sumber resmi serta menghindari spekulasi yang dapat memengaruhi persepsi terhadap stabilitas sektor keuangan.
"Kepercayaan merupakan aset utama sistem keuangan. Karena itu, penting bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memberikan ruang bagi proses kelembagaan yang berlangsung sesuai ketentuan, sambil terus menjaga optimisme terhadap fundamental ekonomi Indonesia yang tetap kuat," kata Hery.
Ke depan, Perbanas berkomitmen memperkuat koordinasi dan sinergi dengan pemerintah, BI, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk menjaga stabilitas sistem keuangan dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
(Rahmat Fiansyah)