"Dalam keputusan, Danantara tidak akan punya hak suara. Dia memberi masukan dan melihat posisi yang terjadi," ujar Purbaya.
Selama ini regulator umumnya menganalisis kondisi dari balik meja melalui pemantauan data sekunder, yang berisiko mengalami sedikit pergeseran dalam penerjemahan indikator lapangan.
Purbaya beranggapan masukan dari Danantara yang berkutat dengan pelaku bisnis dinilai sangat krusial untuk melengkapi analisis data yang dimiliki para regulator di belakang meja. Sinergi ini diharapkan dapat memastikan seluruh kebijakan ekonomi sektor keuangan berjalan selaras dalam memacu pertumbuhan nasional.
"Danantara memperkaya kita dengan informasi tambahan. Rapat berlangsung dinamis untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik," kata Purbaya.
(Rahmat Fiansyah)