Di segmen umrah, berdasarkan data Siskopatuh tahun 2025, sebanyak 1,6 juta masyarakat Indonesia melaksanakan ibadah umrah dan sekitar 84 persen memanfaatkan layanan BSI.
Angka tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat sekaligus mempertegas kepemimpinan BSI dalam ekosistem keuangan syariah untuk haji dan umrah.
Corporate Secretary BSI, Wisnu Sunandar, mengatakan l penguatan kehadiran di Arab Saudi merupakan bagian dari visi jangka panjang perseroan untuk membangun konektivitas layanan keuangan syariah lintas negara yang mampu menjawab kebutuhan nasabah secara menyeluruh.
“Arab Saudi merupakan pusat ekosistem haji dan umrah dunia serta memiliki arti strategis bagi BSI. Kehadiran kami di sana merupakan wujud komitmen untuk mendampingi masyarakat Indonesia lebih dekat dengan menghadirkan layanan keuangan syariah yang mendukung perjalanan ibadah secara end-to-end, mulai dari tahap persiapan di Indonesia hingga aktivitas selama berada di Tanah Suci,” ujar Wisnu dikutip Selasa (23/6/2026).
Ia menambahkan bahwa persiapan operasional yang sedang dilakukan tidak hanya mencakup pembangunan infrastruktur dan kepatuhan regulasi, tetapi juga penguatan kapabilitas layanan agar mampu memberikan pengalaman transaksi yang aman, nyaman, dan sesuai dengan kebutuhan jamaah.