AALI
8900
ABBA
230
ABDA
7075
ABMM
845
ACES
1415
ACST
252
ACST-R
0
ADES
1915
ADHI
1005
ADMF
8250
ADMG
163
ADRO
1315
AGAR
422
AGII
1125
AGRO
1135
AGRO-R
0
AGRS
470
AHAP
68
AIMS
380
AIMS-W
0
AISA
238
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3200
AKSI
535
ALDO
930
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
382
Market Watch
Last updated : 2021/06/11 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
482.65
-0.44%
-2.14
IHSG
6095.50
-0.2%
-12.04
LQ45
901.64
-0.42%
-3.77
HSI
28842.13
0.36%
+103.25
N225
28948.73
-0.03%
-9.83
NYSE
0.00
-100%
-16620.00
Kurs
HKD/IDR 1,826
USD/IDR 14,188
Emas
866,552 / gram

Perkuat Modal, Bank Maspion Bakal Right Issue 2,28 Miliar Saham Baru

BANKING
Shifa Nurhaliza
Rabu, 03 Maret 2021 16:07 WIB
Rights Issue ini akan memperkuat struktur permodalan BMAS, dan untuk mendukung kegiatan usaha dan kinerja bank
Perkuat Modal, Bank Maspion Bakal Right Issue 2,28 Miliar Saham Baru (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Perbankan terus melakukan pendanaan dalam memacu bisnis dan memperkuat modal. PT Bank Maspion Indonesia Tbk (BMAS) berencana akan menerbitkan saham baru alias right issue

Perseron akan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu, PMHMETD III sebanyak Rp2.285.792.296 saham baru.  Nilai itu setara dengan 33,79 persen dari modal yang disetor Bank Maspion pada saat Pengumuman RUPSLB. 

Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Direktur Utama Bank Maspion Herman Halim mengatakan, saham yang akan dikeluarkan Perseroan adalah saham atas nama nilai nominal yang sama dengan nilai nominal saham-saham Perseroan yang telah dikeluarkan yaitu Rp100 per saham. 

Rights Issue ini akan memperkuat struktur permodalan BMAS, dan untuk mendukung kegiatan usaha dan kinerja bank. Sehingga diharapkan bisa berdampak positif bagi para pemegang saham yang menggunakan haknya untuk melaksanakan HMETD

Setelah pelaksanaan PMHMETD, para pemegang saham perseroan yang tidak menggunakan haknya untuk melaksanakan HMETD, persetanse kepemilikan saham secara keseluruhan diestimasikan akan terdilusi sebesar maksimum 33,97 persen.  Untuk jadwal right issue Perseroan masih menunggu persetujuan melalui RUPSLB pada April 2021 mendatang. (Sandy)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD