AALI
8350
ABBA
580
ABDA
0
ABMM
1490
ACES
1325
ACST
246
ACST-R
0
ADES
2860
ADHI
875
ADMF
7675
ADMG
214
ADRO
1325
AGAR
356
AGII
1295
AGRO
2340
AGRO-R
0
AGRS
254
AHAP
64
AIMS
338
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
0
AKRA
3870
AKSI
430
ALDO
740
ALKA
238
ALMI
236
ALTO
304
Market Watch
Last updated : 2021/09/20 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
454.14
-1.06%
-4.89
IHSG
6091.95
-0.67%
-41.30
LQ45
853.16
-1.08%
-9.29
HSI
24055.66
-3.47%
-865.10
N225
30500.05
0.58%
+176.75
NYSE
16460.35
-0.7%
-116.45
Kurs
HKD/IDR 1,826
USD/IDR 14,230
Emas
801,690 / gram

Perkuat Modal, Bank Maspion Bakal Right Issue 2,28 Miliar Saham Baru

BANKING
Shifa Nurhaliza
Rabu, 03 Maret 2021 16:07 WIB
Rights Issue ini akan memperkuat struktur permodalan BMAS, dan untuk mendukung kegiatan usaha dan kinerja bank
Perkuat Modal, Bank Maspion Bakal Right Issue 2,28 Miliar Saham Baru (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Perbankan terus melakukan pendanaan dalam memacu bisnis dan memperkuat modal. PT Bank Maspion Indonesia Tbk (BMAS) berencana akan menerbitkan saham baru alias right issue

Perseron akan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu, PMHMETD III sebanyak Rp2.285.792.296 saham baru.  Nilai itu setara dengan 33,79 persen dari modal yang disetor Bank Maspion pada saat Pengumuman RUPSLB. 

Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Direktur Utama Bank Maspion Herman Halim mengatakan, saham yang akan dikeluarkan Perseroan adalah saham atas nama nilai nominal yang sama dengan nilai nominal saham-saham Perseroan yang telah dikeluarkan yaitu Rp100 per saham. 

Rights Issue ini akan memperkuat struktur permodalan BMAS, dan untuk mendukung kegiatan usaha dan kinerja bank. Sehingga diharapkan bisa berdampak positif bagi para pemegang saham yang menggunakan haknya untuk melaksanakan HMETD

Setelah pelaksanaan PMHMETD, para pemegang saham perseroan yang tidak menggunakan haknya untuk melaksanakan HMETD, persetanse kepemilikan saham secara keseluruhan diestimasikan akan terdilusi sebesar maksimum 33,97 persen.  Untuk jadwal right issue Perseroan masih menunggu persetujuan melalui RUPSLB pada April 2021 mendatang. (Sandy)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD