sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Perluas Pembiayaan Perumahan, BTN (BBTN) Salurkan KPP hingga Rp7,4 Triliun

Banking editor Anggie Ariesta
11/09/2026 21:10 WIB
BTN (BBTN) mengungkapkan realisasi penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) secara kumulatif telah menembus Rp7,4 triliun.
Perluas Pembiayaan Perumahan, BTN (BBTN) Salurkan KPP hingga Rp7,4 Triliun. (Foto: iNews Media Group)
Perluas Pembiayaan Perumahan, BTN (BBTN) Salurkan KPP hingga Rp7,4 Triliun. (Foto: iNews Media Group)

Sementara KPP Demand memberikan fasilitas kredit hingga Rp500 juta bagi UMKM perorangan untuk kebutuhan pembelian, pembangunan, maupun renovasi rumah guna menunjang aktivitas usaha.

Di wilayah Jabodetabek saja, BTN mencatat terdapat 353 peminatan dengan estimasi plafon sebesar Rp424,944 miliar, yang terbagi dalam 57 peminatan KPP Supply (Rp288,970 miliar) serta 296 peminatan KPP Demand (Rp135,974 miliar).

“Besarnya peminatan menunjukkan kebutuhan pembiayaan perumahan datang dari berbagai sisi. Kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, developer, kontraktor, toko bahan bangunan, dan pelaku UMKM agar manfaat KPP dapat menjangkau semakin banyak masyarakat,” kata Helmy.

Menurut Helmy, pembiayaan ini dirancang agar sektor hunian mampu mencetak dampak ekonomi berantai bagi peningkatan pendapatan keluarga.

“Bagi masyarakat produktif, rumah bukan hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga dapat menjadi tempat usaha dan aset yang mendukung peningkatan penghasilan keluarga. Karena itu, kami ingin pembiayaan perumahan turut menciptakan kegiatan usaha, meningkatkan produktivitas, dan mendorong kesejahteraan masyarakat,” kata Helmy.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement