sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Perluas Pembiayaan Perumahan, BTN (BBTN) Salurkan KPP hingga Rp7,4 Triliun

Banking editor Anggie Ariesta
11/09/2026 21:10 WIB
BTN (BBTN) mengungkapkan realisasi penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) secara kumulatif telah menembus Rp7,4 triliun.
Perluas Pembiayaan Perumahan, BTN (BBTN) Salurkan KPP hingga Rp7,4 Triliun. (Foto: iNews Media Group)
Perluas Pembiayaan Perumahan, BTN (BBTN) Salurkan KPP hingga Rp7,4 Triliun. (Foto: iNews Media Group)

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengapresiasi kinerja BTN yang menjadi penyalur terbesar pada pilar KPP Supply. Maruarar menilai keberadaan KPP efektif menjadi batu loncatan bagi pelaku usaha kecil menengah di sektor properti untuk mengekspansi skala bisnisnya.

“Manfaat program ini sangat luar biasa. Dari sisi supply, subsidi bunganya sangat membantu. Mudah-mudahan, seperti tujuannya, UMKM baik kontraktor, developer maupun toko bangunan bisa naik kelas,” ujar Maruarar.

Maruarar menuturkan, tingginya daya serap pasar mendasari keputusan pemerintah untuk menaikkan kuota alokasi KPP nasional dari semula Rp36 triliun menjadi Rp50 triliun.

“Programnya boleh baru, belum sampai setahun, tetapi ternyata responsnya sangat positif. Penyerapan sangat tinggi, makanya kuotanya dinaikkan dari Rp36 triliun menjadi Rp50 triliun. Dari sisi supply, BTN itu paling tinggi,” kata Maruarar.

Untuk menciptakan dampak ekonomi jangka panjang, Maruarar menggarisbawahi bahwa keberhasilan KPP harus bermuara pada lahirnya pengusaha-pengusaha baru berkaliber besar dari ekosistem perumahan.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement