Pendekatan tersebut dinilai memberi fleksibilitas bagi nasabah yang ingin menjaga likuiditas tanpa sepenuhnya melepas instrumen simpanan berjangka.
Analis Ajaib Sekuritas, Rizal Rafly, menilai strategi bundling deposito dan tabungan menjadi salah satu cara bank menjaga daya saing produk simpanan di tengah ketatnya perebutan likuiditas di industri perbankan.
“Program seperti ini menarik karena tidak hanya berbicara soal bunga deposito, tetapi juga bagaimana bank membangun hubungan dana yang lebih luas dengan nasabah. Deposito memberikan stabilitas, sementara tabungan atau giro dapat memperkuat basis dana murah,” ujar Rizal.
Menurut dia, kombinasi produk tersebut dapat menjadi alternatif pengelolaan dana di tengah dinamika suku bunga.
Deposito menawarkan kepastian tenor dan imbal hasil, sedangkan tabungan maupun giro tetap memberi fleksibilitas bagi nasabah dalam bertransaksi.