Di samping itu, kata dia, bank pelat merah ini juga tengah mematangkan pengembangan program pemanfaatan kembali rumah melalui perumusan payung regulasi yang diperlukan.
Program ini dirancang untuk merevitalisasi rumah-rumah lama yang tidak lagi berpenghuni, termasuk hunian yang terbengkalai sejak masa pandemi Covid-19, lewat renovasi dan peningkatan kelayakan bangunan.
Melalui langkah tersebut, unit rumah yang sebelumnya tidak produktif dapat kembali dimanfaatkan oleh masyarakat. Skema ini juga diharapkan mampu mendongkrak pasokan hunian siap huni di pasar sekaligus menggairahkan kembali angka permintaan terhadap rumah.
Mengenai proyek pengembangan rumah susun subsidi di kawasan Manggarai, Nixon mengabarkan bahwa animo masyarakat sangat tinggi dengan jumlah pendaftar yang telah mencapai sekitar 1.500 orang.
Saat ini, tahapan pengembangan masih menanti penyelesaian izin yang sedang diproses oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero), sehingga tahapan selanjutnya, termasuk pelaksanaan akad, dapat segera digelar begitu seluruh persyaratan legalitas terpenuhi.
Untuk memperluas penetrasi pasar, BTN juga gencar menjalin kolaborasi penyediaan hunian bagi kelompok masyarakat pekerja melalui komunikasi dengan organisasi kemasyarakatan keagamaan, seperti Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Muhammadiyah.
Salah satu fokus pembahasan konkretnya adalah penyediaan rumah bagi jajaran pegawai serta tenaga pendidik yang mengabdi di lingkungan yayasan Muhammadiyah.
(Dhera Arizona)