IDXChannel - Status politik Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Thomas Djiwandono, menjadi sorotan utama di tengah proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di DPR RI.
Dalam sesi tanya jawab di Komisi XI DPR RI, Thomas mengklarifikasi posisinya di Partai Gerindra guna menjawab keraguan mengenai aspek independensi jika nantinya terpilih sebagai petinggi bank sentral.
Pertanyaan krusial tersebut dilontarkan oleh Anggota Komisi XI dari Fraksi Golkar, Muhidin M. Said, yang mempertanyakan status Thomas sebagai Bendahara Umum Gerindra.
"Bapak masih anggota Bendahara Partai Gerindra, apakah bapak sudah mengundurkan diri? Atau nanti bagaimana itu?" tanya Muhidin di Komisi XI DPR RI, Senin (26/1/2026).
Menanggapi hal tersebut, Thomas secara tegas menyatakan bahwa dirinya sudah tidak lagi menjabat sebagai Bendahara Umum Partai Gerindra sejak Maret 2025. Keputusan tersebut diambil saat dirinya masih bertugas di Kementerian Keuangan dengan alasan regenerasi setelah menjabat selama 17 tahun.