“Jawabannya tidak (anggota partai Gerindra). Sejak bulan Maret 2025 sebenarnya di mana saya sudah tidak lagi, saya waktu itu memutuskan meminta izin juga karena waktu itu masih di Kemenkeu dan saya izin tidak jadi bendahara umum karena sudah 18 tahun eh 17 tahun jadi perlu regenerasi,” papar Thomas.
Lebih lanjut, Thomas mengungkapkan komitmen yang lebih besar terkait keanggotaannya di partai besutan Prabowo Subianto tersebut demi menjaga marwah profesionalisme di Bank Indonesia.
"Saya juga bukan anggota Gerindra per 31 Desember tahun ini dan ini adalah komitmen saya terhadap satu, independensi Bank Indonesia, tapi kedua rasa profesionalisme saya," kata Thomas.
Guna memastikan pernyataan tersebut bukan sekadar klaim lisan, Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, meminta bukti fisik berupa dokumen pendukung. Hal ini dianggap penting untuk menjaga kredibilitas proses seleksi.
"Bisa dilampirkan suratnya? Ini penting Pak supaya klarifikasi ini datang dari Bapak dengan dokumen resmi," kata Misbakhun.