AALI
9800
ABBA
292
ABDA
6750
ABMM
1400
ACES
1350
ACST
195
ACST-R
0
ADES
3650
ADHI
830
ADMF
7600
ADMG
194
ADRO
2260
AGAR
362
AGII
1475
AGRO
1485
AGRO-R
0
AGRS
148
AHAP
70
AIMS
404
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1130
AKRA
810
AKSI
740
ALDO
1380
ALKA
358
ALMI
290
ALTO
222
Market Watch
Last updated : 2022/01/17 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.30
-0.48%
-2.43
IHSG
6645.05
-0.72%
-48.35
LQ45
948.02
-0.52%
-4.93
HSI
24218.03
-0.68%
-165.29
N225
28333.52
0.74%
+209.24
NYSE
0.00
-100%
-17259.00
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,319
Emas
838,644 / gram

Tumbuh Dua Kali Lipat, Laba Bank Bisnis (BBSI) Capai Rp47,2 Miliar di Akhir September 2021

BANKING
Anggie Ariesta
Selasa, 30 November 2021 10:10 WIB
PT Bank Bisnis Internasional Tbk (BBSI) membukukan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp47,28 miliar.
Tumbuh Dua Kali Lipat, Laba Bank Bisnis (BBSI) Capai Rp47,2 Miliar di Akhir September 2021 (FOTO:MNC Media)
Tumbuh Dua Kali Lipat, Laba Bank Bisnis (BBSI) Capai Rp47,2 Miliar di Akhir September 2021 (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Hingga akhir September 2021, PT Bank Bisnis Internasional Tbk (BBSI) membukukan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp47,28 miliar. 

Perolehan tersebut tumbuh dua kali lipat dibandingkan dengan laba periode yang sama tahun lalu sebesar Rp23,18 miliar. 

Mengutip laporan keuangan dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (30/11/2021), pertumbuhan laba ditopang oleh pendapatan bunga yang tumbuh 36% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp90,31 miliar. 

"Sementara beban bunga turun 33% yoy menjadi Rp15,93 miliar. Alhasil, pendapatan bunga bersih meningkat 74% yoy menjadi Rp74,38 miliar," seperti dikutip, Selasa (30/11/2021). 

Kredit yang diberikan mencapai Rp920,77 miliar per 30 September 2021, atau tumbuh 2% secara year to date (ytd). Sementara jumlah simpanan nasabah tumbuh 22% secara ytd, yang didominasi oleh dana murah. 

Dari sisi aset, Bank Bisnis mencatatkan jumlah aset sebesar Rp1,59 triliun per 30 September 2021. Jumlah aset tumbuh 10% dari posisi akhir tahun lalu sebesar Rp1,44 triliun. 

Perlu diketahui, PT Finaccel Teknologi Indonesia menggenggam 40% kepemilikan saham di Bank Bisnis. FinAccel merupakan pengembang platform keuangan berbasis teknologi yakni Kredivo. 

Maka itu, Bank Bisnis akan menyelenggarakan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 20 Desember 2021. Salah satu agenda rapat yakni penegasan perubahan komposisi pemegang saham perseroan atas PT Finaccel Teknologi Indonesia menjadi 40% berdasarkan transaksi yang telah terjadi di bursa sesuai dengan keterbukaan informasi perseroan tertanggal 18 Oktober 2021 guna memenuhi ketentuan Peraturan OJK No. 12/2021 tentang Bank Umum. 

Diketahui, pada 15 Oktober 2021, Finaccel memperbesar porsi kepemilikan sahamnya di Bank Bisnis dari sebelum transaksi sebesar 24% menjadi 40% setelah transaksi. 

"Merujuk Pasal 41 ayat 3 POJK No. 12/2021 tentang Bank Umum, dan Pasal 23 ayat 1 Anggaran Dasar Perseroan, mengusulkan kepada rapat untuk menegaskan dan memberikan persetujuan atas transaksi yang telah terjadi di bursa sesuai dengan keterbukaan informasi Perseroan tanggal 18 Oktober 2021 sehingga merubah ketentuan dalam Anggaran Dasar perseroan pada susunan pemegang saham perseroan," tulis Direksi.

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD