AALI
9975
ABBA
400
ABDA
0
ABMM
1450
ACES
1305
ACST
230
ACST-R
0
ADES
2950
ADHI
1025
ADMF
7700
ADMG
210
ADRO
1700
AGAR
340
AGII
1600
AGRO
2130
AGRO-R
0
AGRS
177
AHAP
65
AIMS
486
AIMS-W
0
AISA
208
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
860
AKRA
3970
AKSI
416
ALDO
1020
ALKA
244
ALMI
246
ALTO
280
Market Watch
Last updated : 2021/11/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
497.28
-2.19%
-11.12
IHSG
6533.93
-1.13%
-74.36
LQ45
930.98
-2.07%
-19.70
HSI
-74.94
-100.31%
-23927.18
N225
346.43
-98.78%
-27937.49
NYSE
59.11
-99.64%
-16565.76
Kurs
HKD/IDR 1,834
USD/IDR 14,318
Emas
825,609 / gram

Diperebutkan Ratusan Negara, Jokowi: Tak Mudah Dapatkan Vaksin

ECONOMIA
Selasa, 16 Februari 2021 09:26 WIB
Presiden Jokowi mengungkapkan, jumlah vaksin sangat terbatas saat ini dan jadi bahan rebutan 215 negara.
Diperebutkan Ratusan Negara, Jokowi: Tak Mudah Dapatkan Vaksin (FOTO: MNC Media)
Diperebutkan Ratusan Negara, Jokowi: Tak Mudah Dapatkan Vaksin (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan pemerintah terus berupaya keras untuk mendapatkan vaksin covid-19. Pasalnya, jumlah vaksin yang terbatas saat ini juga jadi bahan rebutan 215 negara selain Indonesia.

Jokowi mengatakan, dari beberapa jenis vaksin covid-19, hanya satu yang baru tiba di Indonesia yakni Sinovac dari China.

"Tapi kita berusaha dari beberapa negara dan itu jadi rebutan 215 negara ini yang harus sadar tidak mudah mendapatkan vaksin sekarang ini," terang Jokowi di Istana Negara, Senin (15/2/2021).

Untuk itu, kata Jokowi, pemerintah sedang berupaya keras juga untuk mempercepat produksi vaksin sendiri yakni Vaksin Merah Putih, yang diperkirakan akan bisa diproduksi akhir tahun 2021.

“"Saya perintahkan percepat produksi vaksin kita sendiri, vaksin merah putih. Tapi ini memerlukan waktu, mungkin baru akhir tahun Insya Allah bisa diproduksi," kata Jokowi.

Seperti diketahui, Indonesia baru menerima bahan baku vaksin pada dua pekan lalu dari Sinovac Life Sciences Co. Ltd., China, sebanyak 140 juta dosis untuk tahun 2021. Pengirimannya akan dilakukan secara bertahap hingga Juli 2021. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD