AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
0
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
0
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
0
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/05/13 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
467.69
-0.91%
-4.29
IHSG
5921.08
-0.92%
-54.70
LQ45
879.63
-1%
-8.87
HSI
27718.67
0%
0.00
N225
27448.01
0%
0.00
NYSE
16181.63
-1.06%
-173.99
Kurs
HKD/IDR 1,827
USD/IDR 14,198
Emas
838,980 / gram

2022, Tol Desari akan Diperpanjang Sampai Bojonggede

ECONOMICS
Fahreza Rizky/Okezone
Kamis, 04 Maret 2021 07:45 WIB
Pemerintah terus mengebut pembangunan jalan tol, salah satunya proyek lanjutan Jalan Tol Depok-Antasari (Desari) yang akan menembus Depok hingga Bojonggede.
Tol Desari akan Diperpanjang Sampai Bojonggede. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah terus mengebut pembangunan jalan tol, salah satunya proyek tol lanjutan dari Jalan Tol Depok-Antasari (Desari) yang akan menembus Depok hingga Bojonggede. Saat ini, proses pembebasan lahan masih terus dilakukan meski pandemi Covid-19 belum berlalu.

"Insya Allah setahun ini kita pembebasan lahan dan kalau tidak ada halangan tahun depan kita sudah mulai kontruksi sampai Bojonggede, selanjutnya dari Bojonggede diteruskan juga ke Salabenda," ujar pengusaha jalan tol Jusuf Hamka di Jakarta, Rabu (03/03/2021).

Ia mengakui proses pembebasan lahan untuk jalan tol ini berjalan lamban karena adanya pandemi covid-19 dan kondisi keuangan pemerintah. "Kita yang membuat jalan tol tapi ganti rugi dari pemerintah," tambahnya.

Jusuf Hamka juga berharap masyarakat yang terdampak jalur Tol Desari seksi 3 dari Sawangan sampai Bojonggede agar memahami kalau pemerintah mengganti rugi bukan dari harga NJOP melainkan harga dari tim appraisal.

"Menurut saya dimanfaatkanlah kesempatan ini tidak datang dua kali, saya rasa tim appraisal cukup fair dan bagus," ucapnya.

Jusuh Hamka yang biasa disapa Babah Alung juga meminta agar warga yang bakal tergusur oleh tol tidak buang waktu menahan lahannya dan membawa ke pengadilan.

"Ini akan buang waktu dan rugi, pokoknya proyek ini untuk kemaslahatan banyak umat karena bisa menghubungkan daerah dengan jalan tol," tutur Jusuf Hamka.

Tol Desari saat ini sudah beroperasi dari Antasari-Brigif (seksi I) dan Brigif-Sawangan (Seksi II). Rencananya tol akan dilanjutkan dari Sawangan ke Bojonggede (Seksi III). Total keseluruhan panjang tol dari ketiga seksi 21,60 kilometer. Bahkan menurut rencana jika seksi III selesai akan dilanjutkan sampai Salabenda dan tersambung ke Tol Bogor Outer Ring Road (BORR).

Jusuf Hamka mengatakan jalur ini bisa dibilang sebagai Jagorawi kedua dan mampu memecahkan masalah kemacetan lalu lintas dari Jakarta, Depok dan Bogor. Pembangunan Tol Desari dilaksanakan oleh PT Citra Waspphutowa yang merupakan anak perusahaan PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP). (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD