AALI
9625
ABBA
212
ABDA
0
ABMM
2390
ACES
790
ACST
169
ACST-R
0
ADES
7725
ADHI
800
ADMF
8100
ADMG
175
ADRO
2950
AGAR
324
AGII
2080
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
123
AHAP
57
AIMS
258
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1580
AKRA
1065
AKSI
294
ALDO
835
ALKA
292
ALMI
292
ALTO
202
Market Watch
Last updated : 2022/06/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
536.39
-0.57%
-3.07
IHSG
6983.54
-0.46%
-32.51
LQ45
1005.00
-0.57%
-5.73
HSI
22051.08
-0.8%
-178.44
N225
27002.66
0.49%
+131.39
NYSE
14835.30
0.16%
+23.75
Kurs
HKD/IDR 1,884
USD/IDR 14,799
Emas
867,947 / gram

22 Jalan Ganti Nama, Disdukcapil DKI Jakarta Siap Kawal Perubahan Data Kependudukan

ECONOMICS
Bachtiar Rojab
Kamis, 23 Juni 2022 17:07 WIB
Pemprov DKI telah mengganti 22 nama jalan di beberapa titik kawasan Jakarta.
Pemprov DKI telah mengganti 22 nama jalan di beberapa titik kawasan Jakarta.
Pemprov DKI telah mengganti 22 nama jalan di beberapa titik kawasan Jakarta.

IDXChannel - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah mengganti 22 nama jalan di beberapa titik kawasan Jakarta. Hal itu membuat data kependudukan warga yang berada di kawasan tersebut harus turut mengganti dokumen kependudukan pribadinya. 

Kendati demikian, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta mengklaim, pihaknya siap melayani masyarakat yang akan merubah data kependudukan atas perubahan 22 nama jalan di DKI Jakarta dengan nama tokoh Betawi tersebut. 

"Terdapat 22 nama jalan baru dengan nama yang berasal dari tokoh Betawi. berubahnya jalan dengan nama tokoh betawi tersebut, berubah pula kolom alamat di KTP, KIA dan Kartu Keluarga," tulis keterangan, Disdukcapil DKI Jakarta, Kamis (23/6/2022). 

Adapun 22 Jalan yang telah berganti nama menjadi nama-nama pahlawan Betawi, yakni:

1. Jalan Entong Gendut yang sebelumnya bernama Jalan Budaya. 

2. Jalan Haji Darip yang sebelumnya bernama Jalan Bekasi Timur Raya. 

3. Jalan Mpok Nori yang sebelumnya bernama Jalan Raya Bambu Apus. 

4. Jalan H. Bokir Bin Dji'un yang sebelumnya bernama Jalan Raya Pondok Gede. 

5. Jalan Raden Ismail yang sebelumnya bernama Jalan Buntu. 

6. Jalan Rama Ratu Jaya yang sebelumnya bernama Jalan BKT Sisi Barat. 

7. Jalan H. Roim Sa'ih yang sebelumnya bernama Bantaran Setu Babakan Barat. 

8. Jalan KH. Ahmad Suhaimi yang sebelumnya bernama Bantaran Setu Babakan Timur. 

9. Jalan Mahbub Djunaidi yang sebelumnya bernama Jalan Srikaya. 

10. Jalan KH. Guru Anin yang sebelumnya bernama Jalan Raya Pasar Minggu sisi Utara. 

11. Jalan Hj. Tutty Alawiyah yang sebelumnya bernama Jalan Warung Buncit Raya. 

12. Jalan A. Hamid Arief yang sebelumnya bernama Jalan Tanah Tinggi 1 gang 5.

13. Jalan H. Imam Sapi'ie yang sebelumnya bernama Jalan Senen Raya. 

14. Jalan Abdullah Ali yang sebelumnya bernama Jalan SMP 76.

15. Jalan M. Mashabi yang sebelumnya bernama Jalan Kebon Kacang Raya Sisi Utara. 

16. Jalan H. M. Shaleh Ishak yang sebelumnya Jalan Kebon Kacang Raya Sisi Selatan. 

17. Jalan Tino Sidin yang sebelumnya bernama Jalan Cikini VII. 

18. Jalan Mualim Teko yang sebelumnya bernama Jalan depan Taman Wisata Alam Muara Angke. 

19. Jalan Syekh Junaid Al Batawi yang sebelumnya bernama Jalan Lingkar Luar Barat. 

20. Jalan Guru Ma'mun yang sebelumnya bernama Jalan Rawa Buaya. 

21. Jalan Kyai Mursalin yang sebelumnya bernama Jalan di Pulau Panggang. 

22. Jalan Habib Ali Bin Ahmad yang sebelumnya bernama Jalan di Pulau Panggang. 

Kadis Dukcapil DKI Budi Awaluddin, mengimbau,agar jajarannya terus melayani masyarakat dengan perubahan data di kolom alamat pada KTP, KIA dan KK tersebut hingga tuntas. 

"Harapannya momentum ini dapat dimanfaatkan masyarakat tidak hanya perubahan alamat saja, namun lebih dari itu masyarakat bisa mengupdate biodata terbarunya seperti; status, golongan darah, dan gelar yang mungkin ingin dicantumkan oleh masyarakat," paparnya. 

(NDA) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD