IDXChannel - Lahan terdegradasi berpasir di Tangkiling, Kalimantan Tengah, yang bertahun-tahun dianggap 'lahan mati' kini berhasil disulap menjadi lahan pertanian produktif. Lewat program restorasi tanah berbasis keberlanjutan, kawasan ini telah menghasilkan lebih dari 307 ribu kilogram (kg) atau 307 ton komoditas pisang, nanas, dan semangka.
Perubahan signifikan ini diinisiasi oleh PT Bumibaru Indonesia Jaya sejak September 2023. Saat pertama kali dikelola, kondisi tanah tergolong sangat kritis dengan kandungan pasir mencapai 94 persen serta tingkat keasaman (pH) tinggi di angka 4,40 yang membuat tanah sulit menyimpan air.
CEO Bumibaru Ramavito Mountaino menyampaikan, dalam mencapai panen komoditas tersebut, Bumibaru memperbaiki tanahnya terlebih dulu. Sisa panen seperti batang pisang, daun, dan buah yang tidak layak jual kemudian diolah kembali dan dikembalikan ke tanah sebagai sumber nutrisi alami.
"Proses ini lalu dikombinasikan dengan mineral, bahan organik, dan bakteri untuk menghidupkan kembali tanah yang sudah lama tidak produktif," katanya dalam keterangan resmi, Minggu (23/8/2026).