IDXChannel - Setelah melalui proses perundingan selama hampir satu dekade, perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif antara Indonesia dan Uni Eropa (Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement/IEU-CEPA) resmi memasuki tahap akhir menuju penandatanganan dan ratifikasi.
Komitmen percepatan tersebut dibahas dalam Dialog Tingkat Tinggi Indonesia–Uni Eropa yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama jajaran Duta Besar negara anggota Uni Eropa di Jakarta, Jumat (21/8/2026).
Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menjelaskan bahwa tingginya antusiasme pelaku usaha Eropa menjadi dorongan utama penyelesaian perjanjian perdagangan ini.
“Pertemuan ini berlangsung sehari setelah Menko Airlangga menerima kunjungan Menteri Kerja Sama Ekonomi Jerman bersama 15 perusahaan energi kemarin. Tingginya minat dunia usaha Eropa tersebut menunjukkan besarnya peluang penguatan hubungan ekonomi dan investasi Indonesia–Uni Eropa melalui IEU-CEPA yang diharapkan menjadi salah satu kendaraan utama untuk merealisasikan peluang tersebut,” kata Haryo dalam keterangan resmi, Sabtu (22/8/2026).
Naskah perjanjian IEU-CEPA saat ini berada di tingkat Dewan Uni Eropa. Penandatanganan dokumen diproyeksikan berlangsung pada akhir September atau awal Oktober 2026, setelah meredanya agenda musim panas di Brussel.