AALI
9700
ABBA
286
ABDA
7375
ABMM
1380
ACES
1340
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3400
ADHI
825
ADMF
7550
ADMG
194
ADRO
2230
AGAR
344
AGII
1435
AGRO
1345
AGRO-R
0
AGRS
167
AHAP
69
AIMS
372
AIMS-W
0
AISA
179
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1140
AKRA
785
AKSI
845
ALDO
1485
ALKA
346
ALMI
278
ALTO
270
Market Watch
Last updated : 2022/01/19 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.22
-0.66%
-3.34
IHSG
6591.98
-0.33%
-22.08
LQ45
938.61
-0.66%
-6.20
HSI
24127.85
0.06%
+15.07
N225
27467.23
-2.8%
-790.02
NYSE
0.00
-100%
-17219.06
Kurs
HKD/IDR 1,842
USD/IDR 14,369
Emas
837,003 / gram

3,36 Juta Warga Jatim Terdampak Pandemi Covid-19

ECONOMICS
Lukman Hakim
Senin, 15 November 2021 09:19 WIB
Penduduk Jatim tercatat terdampak pandemi COVID-19 sebanyak 3,36 juta orang hingga Agustus 2021.
3,36 Juta Warga Jatim Terdampak Pandemi Covid-19 (FOTO: MNC Media)
3,36 Juta Warga Jatim Terdampak Pandemi Covid-19 (FOTO: MNC Media)

IDXChannel -  Penduduk Jawa Timur (Jatim) yang terdampak pandemi COVID-19 sebanyak 3,36 juta orang hingga Agustus 2021. Jumlah tersebut mengalami penurunan sebanyak 873.350 orang atau sebesar dibandingkan dengan Agustus 2020. 

Komposisi penduduk usia kerja yang terdampak COVID-19 pada Agustus 2021 terdiri dari pengangguran karena COVID-19 sebanyak 248.050 orang, Bukan Angkatan Kerja (BAK) karena COVID-19 sebanyak 88.530 orang. 

"Sementara tidak bekerja karena COVID-19 sebanyak 240.350 orang, dan penduduk bekerja yang mengalami pengurangan jam kerja karena COVID-19 sebanyak 2,78 juta orang," kata Koordinator Fungsi Statistik Sosial Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, Sunaryo dalam  rilisnya, Senin (15/11/2021).   

Berdasarkan jenis kelamin, penduduk usia kerja terdampak COVID-19 terdiri dari laki-laki sebanyak 1,98 juta orang dan perempuan sebanyak 1,38 juta orang. Penduduk usia kerja laki-laki terdampak COVID-19 lebih banyak dibandingkan perempuan pada hampir semua komponen kecuali pada komponen BAK karena COVID-19. 

Pada Agustus 2021, sebesar 68,63 persen dari seluruh BAK karena COVID-19 adalah perempuan. Namun ersentase tersebut mengalami penurunan dibandingkan Agustus 2020. "Pada komponen pengangguran karena COVID-19, 72,51 persen dari total penganggur terdampak adalah laki-laki," imbuh Sunaryo.

Data BPS Jatim juga menyebutkan, dari daerah tempat tinggal, penduduk usia kerja yang terdampak COVID-19 terdiri dari penduduk perkotaan sebanyak 2.234.400 orang dan penduduk perdesaan sebanyak 1.121.120 orang. Pada semua komponen dampak COVID-19, persentase penduduk perkotaan jauh lebih besar dibandingkan dengan penduduk perdesaan. 

Pada komponen sementara tidak bekerja karena COVID-19, kontribusi penduduk perkotaan yang terdampak mencapai 72,79 persen. Pada komponen pengangguran karena COVID-19, tiap 100 orang penganggur terdampak COVID-19 di Jawa Timur, 70 diantaranya adalah penduduk perkotaan. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD