AALI
9800
ABBA
292
ABDA
6750
ABMM
1400
ACES
1350
ACST
195
ACST-R
0
ADES
3650
ADHI
830
ADMF
7600
ADMG
194
ADRO
2260
AGAR
362
AGII
1475
AGRO
1485
AGRO-R
0
AGRS
148
AHAP
70
AIMS
404
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1130
AKRA
810
AKSI
740
ALDO
1380
ALKA
358
ALMI
290
ALTO
222
Market Watch
Last updated : 2022/01/17 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.30
-0.48%
-2.43
IHSG
6645.05
-0.72%
-48.35
LQ45
948.02
-0.52%
-4.93
HSI
24218.03
-0.68%
-165.29
N225
28333.52
0.74%
+209.24
NYSE
0.00
-100%
-17259.00
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,319
Emas
838,644 / gram

40 Penumpang di Bandara Soetta Positif Covid-19, Tak Ditemukan Kasus Omicron

ECONOMICS
Isty Maulidya
Kamis, 09 Desember 2021 14:02 WIB
Sebanyak 40 penumpang asal luar negeri terkonfirmasi positif Covid-19 sesaat setelah mendarat di Indonesia.
Sebanyak 40 penumpang asal luar negeri terkonfirmasi positif Covid-19 sesaat setelah mendarat di Indonesia. (Foto: MNC Media)
Sebanyak 40 penumpang asal luar negeri terkonfirmasi positif Covid-19 sesaat setelah mendarat di Indonesia. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Sebanyak 40 penumpang asal luar negeri terkonfirmasi positif Covid-19 sesaat setelah mendarat di Indonesia. Mereka diketahui terinfeksi virus Covid-19 setelah menjalani tes PCR setelah tiba di Terminal 3 Bandara Soetta.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Soekarno-Hatta, Darmawali Handoko menuturkan bahwa, 40 sample positif tersebut ditemukan sejak dilakukan pencegahan masuknya Covid-19 varian Omicron ke wilayah Indonesia pada akhir November 2021 lalu.

“Semua yang positif kami dapatkan di Bandara Soekarno-Hatta itu kami kirimkan ke Badan Litbangkes untuk dilakukan genom sequencing,” jelasnya pada Kamis (9/12/2021). 

Seluruh sampel langsung dikirim ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) Kementerian Kesehatan untuk mengetahui varian dari sampel tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, pihak KKP Bandara Soetta belum menerima informasi bahwa sample positif yang diserahkan terdapat varian Omnicron.

"Sampai hari ini, belum dapat info dari Badan Litbangkes bahwa ada hasil genom sequencingnya yang merupakan varian B.1.1.529 atau biasa disebut Omicron," tuturnya.

Handoko menjelaskan untuk mengetahui varian B.1.1.529 atau Omicron harus dilakukan oleh Badan Litbangkes Kementerian Kesehatan. Karena metode genom sequencing tidak dapat dilakukan oleh laboratorium-laboratorium PCR biasa.

"Untuk mengetahui varian Covid-19 yang bisa mengeluarkan dari Kemenkes adalah Badan Litbangkes. Karena genom sequencing tidak bisa dengan lab PCR yang biasa. Dia harus pemeriksaan yang lebih spesifik sehingga bisa ditemukan apakah genom ini sesuai dengan omicron atau tidak," jelas Handoko.

Adapun seluruh penumpang yang dinyatakan positif Covid-19 saat ini telah mendapatkan penanganan dan dirawat di sejumlah hotel dan juga di Wisma Atlet Pademangan. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD