AALI
8300
ABBA
226
ABDA
7050
ABMM
840
ACES
1370
ACST
240
ACST-R
0
ADES
1970
ADHI
970
ADMF
8175
ADMG
166
ADRO
1310
AGAR
380
AGII
1095
AGRO
1095
AGRO-R
0
AGRS
426
AHAP
66
AIMS
352
AIMS-W
0
AISA
228
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3230
AKSI
480
ALDO
925
ALKA
246
ALMI
250
ALTO
380
Market Watch
Last updated : 2021/06/15 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
478.24
-0.14%
-0.66
IHSG
6089.04
0.14%
+8.65
LQ45
895.20
-0.08%
-0.70
HSI
28638.53
-0.71%
-203.60
N225
29441.30
0.96%
+279.50
NYSE
16662.42
-0.2%
-32.51
Kurs
HKD/IDR 1,830
USD/IDR 14,220
Emas
853,049 / gram

46 Warga Positif Covid 19, Satu RW di Kabupaten Tangerang Lockdown

ECONOMICS
Isty Maulidya/Okezone
Selasa, 27 April 2021 15:45 WIB
Sebanyak 46 warga di RW 28 Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua dinyatakan positif Covid-19.
46 Warga Positif Covid 19, Satu RW di Kabupaten Tangerang Lockdown (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Sebanyak 46 warga di RW 28 Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua dinyatakan positif Covid-19. Mereka dikonfirmasi positif setelah pulang dari acara Munggahan ke Bogor, Jawa Barat sebelum bulan Ramadhan.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi menjelaskan bahwa awalnya hanya ada 4 orang warga yang sakit dengan gejala Covid-19. Kemudian warga tersebut dirawat di rumah sakit, dan saat ditest rupanya positif Covid-19. Empat orang itu diketahui sempat pergi ke Bogor bersama warga lainnya.

"Empat orang ini diketahui telah melakukan munggahan atau wisata ke Bogor bersama warga lainnya dan mereka ini sebelumnya tidak minta izin dulu ke pengurus RT/RW setempat," tuturnya, Selasa (27/4/2021).

Satgas Covid-19 Kabupaten Tangerang kemudian melakukan tracing atau melacak orang yang pernah melakukan kontak erat dengan 4 warga tersebut. Kemudian sebanyak lebih dari 50 warga ditest dan sebagian besar hasilnya positif Covid-19.

Saat ini Pemkab Tangerang juga masih melakukan tracking kepada puluhan warga lain. "Sekarang kita masih melakukan tracing lagi kepada 72 orang warga Bojong Nangka," katanya

Hendra mengatakan akibat adanya puluhan warga yang terkonfirmasi Covid-19, pergerakan warga di wilayah RW itu akhirnya dibatasi untuk mencegah adanya kluster baru di luar RW.

"Iya, saat ini gangnya dijaga petugas Babinsa dan Binamas," papar dia. Adanya pembatasan tersebut juga hanya berlaku di lingkungan RW 28 dan akan berlaku selama dua minggu. Ini juga sesuai dengan arahan Bupati Tangerang, yang meminta agar warga di RW 28 diawasi.

"Arahan Bupati, kita lockdown sejak hari Jumat 23 April sampai 14 hari kedepan, kita lihat kondisi selanjutnya bagaimana," ucap Hendra.

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD