"Koperasi ini kan bukan supermarket, tapi dia infrastruktur pemerintah untuk menangani masalah subsidi dan bantuan. Karena itu BUMN sudah tanda tangan PKS (perjanjian kerja sama) supaya pupuk drop dan disalurkan lewat Kopdes, termasuk beras SPHP, bantuan pangan, gas 3 kilo, pembayaran listrik, hingga layanan BRI Link dan subsidi bunga PNM Mekaar," kata Zulhas.
Memasuki fase awal pembukaan gerai, jajaran kementerian lintas sektor bersama direksi BUMN diagendakan menggelar pengawasan berkala untuk memastikan kesiapan operasional setiap gerai secara bertahap.
"Tanggal 7 Oktober kita akan evaluasi dengan deputi dan wakil-wakil para dirut untuk melihat mana saja yang sudah diisi. Lalu tanggal 15 Oktober kami akan bagi tugas masing-masing jadi pramuniaga bersama Pak Ferry Menteri Koperasi untuk membuktikan kepada publik bahwa koperasi kita sudah mulai berjalan," urai Zulhas.
(NIA DEVIYANA)