AALI
8400
ABBA
590
ABDA
0
ABMM
1200
ACES
1290
ACST
248
ACST-R
0
ADES
2800
ADHI
905
ADMF
7700
ADMG
216
ADRO
1500
AGAR
356
AGII
1395
AGRO
2570
AGRO-R
0
AGRS
228
AHAP
70
AIMS
336
AIMS-W
0
AISA
202
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
590
AKRA
4130
AKSI
414
ALDO
730
ALKA
254
ALMI
238
ALTO
324
Market Watch
Last updated : 2021/09/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
460.94
0.12%
+0.54
IHSG
6144.82
0.03%
+2.10
LQ45
866.25
0.09%
+0.74
HSI
24192.16
-1.3%
-318.82
N225
30248.82
2.06%
+609.42
NYSE
0.00
-100%
-16352.18
Kurs
HKD/IDR 1,828
USD/IDR 14,245
Emas
803,749 / gram

Ada PPKM Level 4, Inflasi Juli 2021 Diproyeksi 0,01 Persen

ECONOMICS
Rina Anggraeni
Senin, 02 Agustus 2021 08:18 WIB
Inflasi bulan Juli 2021 diperkirakan sekitar 0,01% month of month (mom) atau 1,45% year on year (yoy) dari bulan sebelumnya tercatat 1,33%yoy.
Ada PPKM Level 4, Inflasi Juli 2021 Diproyeksi 0,01 Persen (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Inflasi bulan Juli 2021 diperkirakan sekitar 0,01% month of month (mom)  atau 1,45% year on year (yoy) dari bulan sebelumnya tercatat 1,33%yoy.  

Ekonom Josua Pardede mengatakan pendorong inflasi bulan Juli terutama adalah komponen inflasi inti, sementara komponen harga bergejolak dan komponen harga diatur pemerintah diperkirakan mengalami deflasi.  

"Inflasi inti bulan Juli diperkirakan sekitar 0,11%mtm atau 1,44% yoy dari bulan sebelumnya 1,49% yoy," kata Josua saat dihubungi MNC Portal di Jakarta, Senin (2/8/2021). 

Penurunan laju inflasi inti dipengaruhi oleh pemberlakuan PPKM darurat sepanjang bulan Juli yang mendorong penurunan sisi permintaan. Namun demikian, belanja konsumen cenderung dialokasikan untuk komponen kesehatan dan pendidikan.  

"Inflasi untuk komponen kesehatan diperkirakan cenderung meningkat sejalan dengan belanja obat-obatan dan alat kesehatan sepanjang PPKM darurat," katanya. 

Sementara, inflasi komponen Pendidikan juga cenderung meningkat sejalan dengan tahun ajaran baru sekolah. Sedangkan  komponen harga bergejolak diperkirakan mengalami deflasi terindikasi dari harga beberapa komoditas pangan yang cenderung turun seperti daging ayam (-8,9% mtm),  beras (-0,3% mtm),  telur ayam (-2%mtm). 

" Meskipun terdapat harga beberapa komoditas pangan lainnya yang cenderung meningkat seperti bawang merah (+6%mtm); cabai merah(+13,3%mtm) dan cabai rawit (+17,5%mtm). Hingga akhir tahun, inflasi diperkirakan akan cenderung rendah yakni <2%yoy," tandasnya.

(SANDY)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD