IDXChannel - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan kandungan Fatty Acid Methyl Ester (FAME) 50 persen atau B50 tetap murah di tingkat nelayan.
Bahlil mengatakan, harga B50 yang dibeli para nelayan akan mendapatkan subsidi dari pemerintah. Namun, dia menekankan bahwa subsidi tersebut diberikan tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melainkan dana surplus yang dimiliki oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).
"Jangan kita membuat petani dan nelayan itu harganya mahal (beli B50). Jadi tanpa dana APBN, akan menggunakan sebagian dana BPDPKS untuk menurunkan harga B50 di tingkat nelayan," kata Bahlil dalam peluncuran B50 di Karawang, Kamis (9/7/2026).
Bahlil menyebut, selama tiga bulan terakhir dana BPDPKS mengalami surplus. Kelebihan dana tersebut rencananya akan digunakan untuk mengintervensi harga B50 di tingkat para nelayan. Adapun nelayan yang disasar adalah mereka yang memiliki kapasitas produksi ikan di atas 30 ton.
"Tadi arahan Pak Menko Perekonomian, ternyata tiga bulan terakhir dana BPDPKS surplus. Saya bilang ke Pak Menko, Presiden kita ini sangat sayang kepada petani dan nelayan, jangan kita buat harga mahal," kata Bahlil.