Lebih jauh, Menko AHY menjelaskan efek berganda (multiplier effect) dari sektor ini. Hotel dan restoran tidak sekadar tempat menginap atau makan, melainkan menjadi "mesin" yang menggerakkan ekonomi lokal.
Dia memaparkan bahwa industri ini menyerap tenaga kerja setempat dan menjadi pasar potensial bagi produk-produk lokal. Rantai pasok ini menghubungkan berbagai sektor, mulai dari petani hingga pengrajin.
“Hotel dan restoran menyerap tenaga kerja lokal, sekaligus menjadi pasar bagi produk-produk daerah. Mulai dari hasil pertanian, perikanan, hingga karya-karya ekonomi kreatif,” tuturnya.
Pemerataan ekonomi juga menjadi fokus utama. Dengan konektivitas yang semakin merata hingga ke pelosok, AHY berharap kue pertumbuhan pariwisata tidak hanya dinikmati oleh kota-kota besar saja. Daerah-daerah terpencil yang menyimpan kekayaan alam dan budaya luar biasa pun bisa ikut naik panggung.
Untuk mewujudkan hal tersebut, AHY menekankan pentingnya sinergi yang erat antara pemerintah dan pelaku usaha. Pembangunan fisik yang dilakukan pemerintah harus gayung bersambut dengan kebutuhan industri agar dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat luas.