AALI
8300
ABBA
226
ABDA
7050
ABMM
840
ACES
1370
ACST
240
ACST-R
0
ADES
1970
ADHI
970
ADMF
8175
ADMG
166
ADRO
1310
AGAR
380
AGII
1095
AGRO
1095
AGRO-R
0
AGRS
426
AHAP
66
AIMS
352
AIMS-W
0
AISA
228
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3230
AKSI
480
ALDO
925
ALKA
246
ALMI
250
ALTO
380
Market Watch
Last updated : 2021/06/15 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
478.24
-0.14%
-0.66
IHSG
6089.04
0.14%
+8.65
LQ45
895.20
-0.08%
-0.70
HSI
28638.53
-0.71%
-203.60
N225
29441.30
0.96%
+279.50
NYSE
16662.42
-0.2%
-32.51
Kurs
HKD/IDR 1,830
USD/IDR 14,220
Emas
853,049 / gram

Airlangga: 55,6 Juta Peserta Telah Mendaftar Kartu Prakerja Gelombang 14

ECONOMICS
Rina Anggraeni/Sindonews
Rabu, 17 Maret 2021 14:54 WIB
Sebanyak 55,6 juta sudah mendaftar. Sebagai informasi, pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang 14 sudah ditutup sejak minggu lalu.
Airlangga: 55,6 Juta Peserta Telah Mendaftar Kartu Prakerja Gelombang 14 (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan bahwa gelombang 14 kartu prakerja ini merupakan bantuan sosial untuk membantu masyarakat. 

Sebanyak 55,6 juta sudah mendaftar. Sebagai informasi, pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang 14 sudah ditutup sejak minggu lalu. 

"Program ini tepat satu tahun dengan ditandai pada pembukaannya 17 Maret 2020 dan hari ini 17 Maret 2021. Hingga gelombang 14 ini  pendaftarnya 55,6 juta dari 514 kota di 34 provinsi dari Sabang sampai  Merauke," kata Airlangga dalam video virtual, Rabu (17/3/2021). 

Penerima Kartu Prakerja adalah kaum difabel, berpendidikan SD ke bawah. Kemudian, mantan pekerja migran Indonesia, penerima berasal dari kabupaten tertinggal, lalu perempuan dan  pesertanya belum terinklusi secara keuangan. 

"Banyakyang mendaftar belum pernah ikut kursus," jelasnya. 

Dia menambahkan, program Kartu Prakerja juga mendorong ke pekerjaan dan kewirausahaan, dan hal ini dapat dilihat dari hasil survei evaluasi yang dilakukan oleh PMO kepada jutaan penerima Prakerja. "Sebanyak 35 persen penerima awalnya menganggur,” tukasnya.

(Sandy)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD