"Kita ketahui perang di Selat Hormuz belum selesai, masih dalam situasi yang perlu dimonitor secara mingguan. Karena fluktuasi harga minyak naik turun secara mingguan," kata dia.
Dia juga optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia masih terjaga di atas angka 5 persen yang ditopang oleh kinerja investasi sepanjang tahun. Pemerintah menargetkan realisasi investasi 2026 mencapai Rp2.041,3 triliun.
"Tahun ini kita menargetkan investasi lebih dari Rp2.000 triliun. Jadi tentunya ini sebuah angka yang tidak kecil, ini langkah yang perlu terus dijaga secara bersama, karena ini adalah pengungkit perekonomian kita," ujar dia.
"Karena kita ingin mencapai target pertumbuhan di tahun ini minimal 5,4 persen, walaupun dalam situasi global yang penuh ketidakpastian," katanya.
(Dhera Arizona)