Dony menjelaskan, proses penataan finansial yang transparan akan memudahkan pemetaan kapasitas dan restrukturisasi lanjutan bagi PT PP. Skema merger antarentitas konstruksi negara ini diarahkan untuk membangun arsitektur bisnis yang lebih fokus sekaligus mengoptimalkan potensi lini bisnis utama perseroan di pasar infrastruktur nasional.
Agenda konsolidasi BUMN karya ini dirancang untuk memangkas inefisiensi operasional dan menyelaraskan fokus garapan proyek di lingkungan BUMN. Danantara menargetkan hasil penggabungan usaha tersebut mampu menciptakan daya tahan korporasi yang tangguh dalam menghadapi tantangan industri jangka panjang.
"Merger menjadi langkah awal untuk memperkuat skala usaha, meningkatkan efisiensi, serta membangun struktur perusahaan yang lebih efektif sebelum dilanjutkan dengan proses restrukturisasi. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat fondasi perusahaan agar lebih sehat, efisien, berdaya saing, dan mampu tumbuh secara berkelanjutan," urai Dony. (Wahyu Dwi Anggoro)