AALI
9425
ABBA
276
ABDA
0
ABMM
2440
ACES
740
ACST
190
ACST-R
0
ADES
6150
ADHI
790
ADMF
8175
ADMG
174
ADRO
3190
AGAR
314
AGII
2300
AGRO
830
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
95
AIMS
280
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1575
AKRA
1190
AKSI
274
ALDO
755
ALKA
288
ALMI
298
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/12 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
538.68
-0.69%
-3.72
IHSG
7129.28
-0.43%
-31.11
LQ45
1012.04
-0.62%
-6.29
HSI
20175.62
0.46%
+93.19
N225
28546.98
2.62%
+727.65
NYSE
15602.93
0.32%
+50.23
Kurs
HKD/IDR 205
USD/IDR 14,795
Emas
850,422 / gram

Alert! Stok Gula Menipis Harganya Merangkak Naik

ECONOMICS
Advenia Elisabeth/MPI
Senin, 18 April 2022 08:53 WIB
Ketersediaan gula semakin sulit ditemukan di pasaran, bahkan harganya mulai merangkak naik.
Alert! Stok Gula Menipis Harganya Merangkak Naik (FOTO: MNC Media)
Alert! Stok Gula Menipis Harganya Merangkak Naik (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Ketersediaan gula semakin sulit ditemukan di pasaran, bahkan harganya mulai merangkak naik.

Hal tersebut seperti diungkapkan, Dekan Sekolah Vokasi IPB University sekaligus pengamat pertanian, Arief Daryanto.  Ia mengungkapkan, saat pergi ke Surabaya, dia sulit membeli gula. Bahkan katanya, yang biasanya di ritel modern sepertu Indomaret dan Alfamart menyediakan gula, kedua ritel itu tidak menyediakan.

"Saya cari gula juga sulit sekarang. Bahkan saat saya di Surabaya, saya cari gula di Indomaret atau Alfamart, kosong barangnya. Saya juga lihat ada konsumen yang cari gula tapi nggak dapat," ujar Arief ketika dihubungi, Senin (18/4/2022).

Pengamat Pertanian itu menjelaskan, hal tersebut lantaran masa musim panen gula di dalam negeri sedang tertunda sehingga menyebabkan produksi jadi menurun. 

Adapun faktor lainnya adalah manajemen impor gula belum maksimal. Seperti diketahui, pasokan gula di dalam negeri sebagian besar besar dari hasil impor. Namun, kata Arief, pengaturan di dalam negerinya belum tertata dengan baik sehingga penyebaran gula ke wilayah-wilayah Indonesia belum merata. Inilah alasan mengapa stok gula di beberapa daerah tidak ada.

"Manajemen impor, kuota gula kan sudah dibagikan tetapi belum semua bergerak sehingga saat Ramadhan dan menjelang Idulfitri, kebutuhan gula menjadi lebih tinggi. Sementara pasokannya terbatas karena importasi belum sampai ke Indonesia," terangnya.

Maka dari itu, menurutnya persediaan gula harus diatur betul oleh pemerintah sehingga tidak terjadi kelangkaan. Misalnya, pemerintah bisa melakukan operasi pasar. 

"Market intelligence misalnya, proyeksi estimasi kebutuhan gula itu harus diatur dengan baik. Termasuk diversifikasi tujuan impor juga harus dilakukan supaya kita memiliki beragam sumber pasokan," tambah Arief.

Lantas, apakah harga gula akan terus naik? Arief mengatakan, kenaikan harga gula akan terjadi jika pemerintah gagal mengupayakan para importir untuk mengimpor gula ke dalam negeri. Namun, jika para importir bisa memasok gula secepatnya, dia memproyeksikan harga gula di dalam negeri akan merangkak turun.

"Saat ini pemerintah sedang mendorong kepada para importir untuk melaksanakan importasi secepatnya guna menekan harga gula supaya turun. Kenaikan harga gula ini dipicu karena kebutuhan tahunan untuk puasa dan hari raya nasional. Hal itu bisa dikurangi kalau kita punya cadangan pangan yang cukup," tutup Arief. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD