AALI
10425
ABBA
424
ABDA
0
ABMM
1500
ACES
1405
ACST
282
ACST-R
0
ADES
2550
ADHI
1185
ADMF
7975
ADMG
228
ADRO
1860
AGAR
346
AGII
1515
AGRO
2010
AGRO-R
0
AGRS
204
AHAP
64
AIMS
406
AIMS-W
0
AISA
240
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
635
AKRA
4280
AKSI
430
ALDO
705
ALKA
234
ALMI
234
ALTO
308
Market Watch
Last updated : 2021/10/15 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
517.26
-0.05%
-0.28
IHSG
6633.34
0.11%
+7.22
LQ45
972.21
-0.05%
-0.45
HSI
25330.96
1.48%
+368.37
N225
29068.63
1.81%
+517.70
NYSE
16744.29
1.4%
+231.13
Kurs
HKD/IDR 1,817
USD/IDR 14,150
Emas
812,528 / gram

Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Satgas Siagakan Fasilitas Isolasi

ECONOMICS
Binti Mufarida/Sindonews
Kamis, 14 Oktober 2021 12:36 WIB
Fasilitas kesehatan dan isolasi dalam posisi stand by untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19.
Fasilitas kesehatan dan isolasi dalam posisi stand by untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menegaskan saat ini fasilitas kesehatan dan isolasi dalam posisi stand by untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19.

Apalagi, kini mulai dibuka aktivitas masyarakat juga menjelang libur panjang akhir tahun. Namun, Wiku pun memastikan bahwa fasilitas kesehatan hingga fasilitas isolasi lebih siap dibandingkan saat pengalaman lonjakan kasus pada gelombang kedua lalu.  

“Jadi kan pengalaman dari lonjakan kedua yang lalu, umumnya kan fasilitas kesehatannya semakin siap, lebih siap daripada sebelumnya kemudian kita punya fasilitas isolasi terpusat, kita memiliki fasilitas-fasilitas karantina dan seluruh persiapan infrastruktur itu tersedia,” papar Wiku dalam dialog secara virtual, Kamis (14/10/2021).

Meskipun, kata Wiku saat ini kasus Covid-19 sedang di titik yang rendah namun fasilitas kesehatan akan terus bersiap ketika terjadi lonjakan kasus. “Dan itu tentunya adalah posisi stand by pada saat sekarang kasusnya relatif rendah maka apabila ada apa-apa itu adalah fasilitas yang siap. Tapi kita tidak terjadi lonjakan kasus.”

Oleh karena itu, Wiku mengatakan setiap pembukaan kegiatan masyarakat terutama saat ini dengan dibukanya penerbangan Internasional untuk turis asing ke Bali harus terus dievaluasi. “Maka dari itu, selalu kita apa sih setiap saat. Dan selalu kita lakukan koreksi bersama apabila ada masalah,” paparnya. (TIA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD