sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Apa Kabar Proyek Infrastruktur di Era Presiden Prabowo Subianto?

Economics editor Dhera Arizona Pratiwi
23/12/2025 20:31 WIB
Proyek infrastruktur bukanlah prioritas utama di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Hal ini membuatnya jauh berbeda dibandingkan era Presiden Jokowi.
Apa Kabar Proyek Infrastruktur di Era Presiden Prabowo Subianto? (Foto Istimewa/Kementerian PU)
Apa Kabar Proyek Infrastruktur di Era Presiden Prabowo Subianto? (Foto Istimewa/Kementerian PU)

"Setelah kita kurangi itu semua, belanja infrastruktur Kementerian PU tahun anggaran 2025 sebesar Rp22,3 triliun atau sebesar 24,56 persen dari pagu awal Rp90,93 triliun," ujarnya.

Berikut daftar proyek infrastruktur yang batal dilaksanakan imbas Inpres Nomor 1 Tahun 2025:

Bidang Sumber Daya Air (SDA): Rp27,72 Triliun

- Pembangunan 14 unit bendungan, 1 Bangunan Pengarah Bendungan Rukoh, serta revitalisasi danau dan situ
- Pembangunan 9.550 hektare dan rehabilitasi 29.000 hektare jaringan irigasi
- Pembangunan prasarana air baku (kapasitas 1,25 meter kubik per detik)
- Pembangunan pengendali banjir (19 kilometer), pengaman pantai (4,5 kilometer), pengendali lahar dan sedimen
- Operasi dan pemeliharaan infrastruktur dan P3TGAI (12.000 lokasi)
- Pengadaan tanah
- Dukungan manajemen dan teknis lainnya.

Bidang Bina Marga: Rp24,83 Triliun

- Pembangunan jalan (57 kilometer) serta peningkatan kapasitas dan preservasi peningkatan 1.102 kilometer jalan
- Pembangunan dan duplikasi jembatan (5.841 meter), jembatan gantung, dan preservasi jembatan (126.000 meter)
-Pembangunan flyover/underpass dan terowongan (94 meter)
- Pembangunan jalan bebas hambatan (7,36 kilometer)
- Preservasi rutin jalan (47.603 kilometer), jembatan (563.402 meter) dan padat karya (24.600 tenaga kerja)
- Dukungan teknis dan manajemen.

Bidang Cipta Karya: Rp7,75 Triliun

- Pembangunan dan peningkatan SPAM (40 liter per detik), perluasan SPAM (863 sambungan rumah), dan IBM (Pamsimas 600 lokasi)
- Sistem Pengelolaan Air Limbah (10.240 kepala keluarga), persampahan (9.540 kepala keluarga), dan IBM (Sanimas 1.400 lokasi, LPK 825 lokasi, dan TPS3R 100 lokasi)
- Pengembangan kawasan (118,5 hektare), penataan kawasan pariwisata (3,0 hektare), dan IBM (PISEW 900 lokasi)
- Bangunan gedung (9 unit), penataan bangunan dan lingkungan (13 kawasan)
- Dukungan manajemen dan teknis lainnya.

Halaman : 1 2 3 4 5 6
Advertisement
Advertisement