Di tengah proses negosiasi dengan Apple, Filianingsih yang juga menjabat sebagai Deputi Gubernur BI mencatatkan bahwa penggunaan QRIS Tap di Indonesia sedang berada dalam tren pertumbuhan yang sangat pesat. Sektor transportasi, perhotelan, hingga restoran menjadi penggerak utama adopsi teknologi ini.
Berdasarkan data terbaru, volume transaksi via QRIS Tap mengalami lonjakan signifikan sebesar 7,9 persen secara bulanan (month-to-month/mtm), dengan total frekuensi transaksi mencapai lebih dari 475.000 kali.
“Nominasinya juga meningkat, tumbuh 6,4 persen mtm atau sekitar Rp4,6 miliar,” ujar Filianingsih.
Selain pembaruan fitur teknologi, Bank Indonesia juga membawa kabar baik mengenai perluasan layanan cross-border payment atau pembayaran lintas negara. Kerja sama QRIS antarnegara dengan Tiongkok dan Korea Selatan kini telah memasuki tahap final.
Filianingsih memastikan bahwa proses uji coba terbatas atau sandboxing telah berjalan sesuai rencana dan target implementasi penuh akan dilakukan pada akhir Maret atau awal April 2026.