AALI
9800
ABBA
232
ABDA
5900
ABMM
2230
ACES
770
ACST
161
ACST-R
0
ADES
6675
ADHI
770
ADMF
8025
ADMG
174
ADRO
2860
AGAR
320
AGII
2150
AGRO
705
AGRO-R
0
AGRS
120
AHAP
56
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
148
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1490
AKRA
1030
AKSI
288
ALDO
850
ALKA
300
ALMI
298
ALTO
199
Market Watch
Last updated : 2022/06/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
529.22
-0.37%
-1.96
IHSG
6911.58
-0.44%
-30.77
LQ45
991.94
-0.38%
-3.77
HSI
21859.79
-0.62%
-137.10
N225
26393.04
-1.54%
-411.56
NYSE
0.00
-100%
-14667.32
Kurs
HKD/IDR 1,896
USD/IDR 14,890
Emas
868,358 / gram

Bakal Terapkan Transaksi Tanpa Sentuh, Ini Tantangan Pengelola Jalan Tol

ECONOMICS
Iqbal Dwi Purnama
Jum'at, 20 Mei 2022 22:29 WIB
hal tersebut bakal diterapkan secara bertahap, sehingga gerbang-gerbang tol yang ada di Indonesia sudah tidak lagi memiliki palang di gerbang tol.
Bakal Terapkan Transaksi Tanpa Sentuh, Ini Tantangan Pengelola Jalan Tol (foto: MNC Media)
Bakal Terapkan Transaksi Tanpa Sentuh, Ini Tantangan Pengelola Jalan Tol (foto: MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah terus mematangkan rencana penerapan sistem transaksi tol tanpa sentuh di seluruh ruas yang ada di Indonesia. Dengan menggunakan teknologi Multi Lane Free Flow (MLFF), nantinya setiap kendaraan yang bakal masuk tol tidak perlu lagi berhenti untuk melakukan transaksi pembayaran.

Karena transaksinya nir sentuh dan kendaraan tidak perlu berhenti, maka dimungkinkan ke depan bentuk fisik dari gerbang tol juga akan mengalami penyesuaian dengan tidak lagi menggunakan palang. Sebelumnya, fungsi palang diperlukan untuk memberhentikan kendaraan yang bakal melintas agar lebih dulu melakukan transaksi pembayaran melalui e-money. Baru ketika transaksi berhasil dilakukan, palang pintu otomatis terbuka dan kendaraan pengguna tol bisa melanjutkan perjalanannya.

"Pada saat mereka menggunakan jalan tol tersebut manakala kita sudah menghilangkan (palang) pintu-pintu yang ada di jalan tol," ujar Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit dalam FGD Instran, Jumat (20/5/2022).

Danang menjelaskan, nantinya hal tersebut bakal diterapkan secara bertahap, sehingga gerbang-gerbang tol yang ada di Indonesia sudah tidak lagi memiliki palang di gerbang tol.

Meski demikian Danang menjelaskan hal tersebut menimbulkan tantangan tersendiri terkait adanya potensi yang bakal terjadi ketika pengendara justru tidak melakukan transaksi atau langsung jalan begitu saja ketika melewati gerbang tol.

"Yang menjadi kekhawatiran besar bagi badan usaha jalan tol adalah non paying customer, yang itu tidak dapat collect pembayarannya oleh badan usaha jalan tol maupun badan usaha pelaksana," kata Danang.

"Kondisi seperti itu karena ketergantungan pada teknologi menimbulkan eksposur baru. Salah satunya muncul yang dinamakan kemungkinan adanya non paying customer, atau konsumen yang tidak membayar. Ini harus dicarikan solusinya," pungkas Danang. (TSA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD