AALI
9900
ABBA
300
ABDA
6550
ABMM
1410
ACES
1285
ACST
194
ACST-R
0
ADES
3430
ADHI
835
ADMF
7675
ADMG
185
ADRO
2260
AGAR
346
AGII
1395
AGRO
1255
AGRO-R
0
AGRS
160
AHAP
70
AIMS
362
AIMS-W
0
AISA
175
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1115
AKRA
800
AKSI
705
ALDO
1305
ALKA
316
ALMI
0
ALTO
256
Market Watch
Last updated : 2022/01/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
506.92
-1.32%
-6.79
IHSG
6662.10
-0.96%
-64.28
LQ45
947.66
-1.26%
-12.10
HSI
24758.92
-0.83%
-206.63
N225
27371.11
-0.55%
-151.15
NYSE
16397.34
-1.6%
-266.43
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,343
Emas
846,663 / gram

Bantah Sinarmas Sekuritas Lakukan Penipuan, Hotman Paris Ungkap Fakta Sebenarnya

ECONOMICS
Aditya Pratama/iNews
Rabu, 17 Maret 2021 21:30 WIB
Kuasa hukum Sinarmas Sekuritas, Hotman Paris Hutapea, membantah atas tuduhan yang beredar di media sosial terkait kasus penipuan yang melibatkan kliennya.
Bantah Sinarmas Sekuritas Lakukan Penipuan, Hotman Paris Ungkap Fakta Sebenarnya. (Foto: MNC Media)
Bantah Sinarmas Sekuritas Lakukan Penipuan, Hotman Paris Ungkap Fakta Sebenarnya. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Kuasa hukum Sinarmas Sekuritas, Hotman Paris Hutapea, membantah atas tuduhan yang beredar di media sosial terkait kasus penipuan yang melibatkan Komisaris Utama PT Sinarmas Sekuritas Indra Widjaja dan Kokarjadi Chandra.

Keduanya dilaporkan oleh Andri Cahyadi atas dugaan tindak pidana pencucian uang, penipuan, penggelapan dan pemalsuan dokumen. Laporan itu terkait berkurangnya saham Andri di PT Eksploitasi Energi Indonesia Tbk (CNKO) yang semula 53 persen pada 2015 menjadi 9 persen di tahun ini.

Pengacara kondang itu memberikan hak jawab dengan membeberkan fakta hukum yakni Andri Cahyadi. Di mana pelapor ternyata telah mengagunkan saham tersebut kepada pihak asing untuk menjamin pelunasan utang. Namun, karena utang tidak kunjung dilunasi maka perusahaan asing tersebut pun mengeksekusi agunan saham dengan mengalihkan kepemilikannya ke pihak lain.

“Perusahaan Andri Cahyadi mengagunkan saham perusahaan (CNKO) tersebut ke perusahaan asing untuk menjamin pelunasan utang dengan cara memberikan agunan crossing saham,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (17/3/2021)

Akibat dari eksekusi tersebut, saham dari perusahaan Andri Cahyadi mengalami pengurangan karena sudah digunakan kreditur untuk melunasi utang. "Krediturnya itu bukan Indra Widjaja dan juga bukan Bank Sinarmas. Sedangkan PT Sinarmas Sekuritas hanya sebagai arranger bukan kreditur,” kata dia.

Dia menyebut, secara fakta hukum Andri Cahyadi tercatat hadir dalam beberapa Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Eksploitasi Energi Indonesia Tbk, seperti yang tercatat pada pelaksanaan RUPS tanggal 11 Juli 2018 yang memaparkan komposisi pemegang saham di mana kepemilikan Andri Cahyadi sudah berkurang signifikan.

“Kenapa baru tahun 2021 dia mengajukan laporan ke polisi? Sedangkan di RUPS tahun 2018 dia hadir di RUPS dan dia tahu sahamnya berkurang, dia tidak protes dan tidak ada laporan polisi. Indra Widjaja akan menempuh jalur hukum untuk menjaga nama baiknya,” ucap Hotman.

Sampai dengan saat ini, pihak Sinarmas Sekuritas belum menerima pemberitahuan maupun panggilan resmi dari Bareskrim Polri terkait dengan laporan yang dilakukan Andri Cahyadi. Berdasarkan informasi yang ada, memang terdapat satu perusahaan di bawah Sinar Mas Mining yang menjadi salah satu supplier batubara ke PT Eksploitasi Energi Indonesia Tbk namun itu tidak ada sangkut pautnya dengan Indra Widjaja dan Sinarmas Sekuritas.

Sementara Kokarjadi Chandra tidak lagi menjabat dalam struktur manajemen Sinarmas Sekuritas, sedangkan nama Benny Wirawangsa yang disebut-sebut oleh Andri Cahyadi bukanlah karyawan Sinar Mas dan tidak terdapat dalam struktur perusahaan-perusahaan yang berada di bawah naungan Sinar Mas saat ini.

Sebagai anak perusahaan dari Sinarmas yang bergerak diberbagai pilar usaha, Sinarmas Sekuritas selalu berkomitmen menjaga reputasi dan kepercayaan publik maupun nasabah. Sebagai lembaga keuangan yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan, tentu saja pihaknya selalu patuh terhadap peraturan dan perundang-undangan yang berlaku serta berada dibawah pengawasan OJK. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD