AALI
12925
ABBA
197
ABDA
0
ABMM
3280
ACES
1010
ACST
163
ACST-R
0
ADES
4830
ADHI
670
ADMF
8050
ADMG
187
ADRO
3310
AGAR
354
AGII
1975
AGRO
960
AGRO-R
0
AGRS
127
AHAP
61
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
160
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1025
AKSI
232
ALDO
925
ALKA
298
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/20 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
542.40
0.61%
+3.27
IHSG
6918.14
1.39%
+94.81
LQ45
1015.18
0.69%
+6.97
HSI
20717.24
2.97%
+596.56
N225
26739.03
1.27%
+336.19
NYSE
0.00
-100%
-15044.52
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,664
Emas
870,562 / gram

Banyak Anak Usaha BUMN Sedot Keuangan Holding, Erick Thohir Beri Penjelasan

ECONOMICS
Suparjo Ramalan
Rabu, 01 Desember 2021 15:22 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir mengakui ada anak dan cucu usaha perusahaan pelat merah yang tak efisien dan sedot keuangan holding.
Banyak Anak Usaha BUMN Sedot Keuangan Holding, Erick Thohir Beri Penjelasan(Dok.MNC Media)
Banyak Anak Usaha BUMN Sedot Keuangan Holding, Erick Thohir Beri Penjelasan(Dok.MNC Media)

IDXChannel - Menteri BUMN Erick Thohir mengakui ada anak dan cucu usaha perusahaan pelat merah yang tak efisien. Keberadaannya hanya memberatkan keuangan induk perusahaan saja. 

Erick merasa geram karena anak dan cucu BUMN hanya menyedot keuntungan holdingnya saja. Sementara, secara bisnis anak-anak perusahaan negara tersebut tidak memberikan kontribusi signifikan. 

Karena alasan efisiensi, Kementerian BUMN selaku pemegang saham akan terus melakukan pemangkasan atau pembubaran anak dan cucu BUMN. Saat ini sudah ada 74 perusahaan yang dibubarkan. 

"Ini terlalu banyak company, yang tidak efisien dan efektif, jadi buat apa kita punya, kan kadang-kadang begini, holdingnya sehat, tapi dibuatlah anak cucu yang menyedot daripada keuntungan holdingnya. Nah, ini yang harus kita bongkar, kita setop dan kita kurangi," ujar Erick, Rabu (1/12/2021). 

Langkah pengurangan BUMN, kata dia, bertujuan memperkuat bisnis inti holding. Upaya itu sekaligus mempersiapkan induk BUMN untuk menghadapi dinamika pasar yang kian ketat persaingannya. 

"Karena supaya apa? Kita ingin membuat tadi holding-holding yang kuat dalam menghadapi persaingan pasar, ketika kita lihat sekarang seperti hari ini, supply chain ini sedang terdistrupsi. Sekarang harga bahan pupuk naik, nah inikan kita mesti efisien untuk bersaing," ungkap dia. 

Adapun perseroan negara yang dibubarkan terdiri dari 13 anak dan cucu usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, 26 anak dan cucu PT Pertamina (Persero), dan 24 anak dan cucu PTPN Group atau Holding Perkebunan Nusantara. 

Selain itu, ada anak usaha dan cucu PT PLN (Persero), hingga PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. Erick Thohir menyebut, pembubaran perusahaan bagian dari efisiensi usaha BUMN. 

"Memang kan kita harus terus melakukan konsolidasi dan efisiensi. Dan jumlah daripada BUMN anak cucu, karena itu kta sudah menutup 74 anak dan cucu perusahaan bumn. Di telkom sudah ada 13, pertamina 26, dan PTPN Group itu 24," tutur dia. 

Rencana pembubaran atau penutupan akan terus dilakukan. Salah satunya melalui skema swastanisasi perusahaan dengan tingkat revenue di bawah standar atau kecil.

Erick memastikan, penutupan tidak berdampak pada pengurangan karyawan BUMN. Kepastian itu didasarkan pada keyakinan bila efisiensi jumlah anak dan cucu BUMN akan membuat bisnis perusahaan berkembang lebih baik. 

"Dan ini artinya apa? Yang menarik kalau ini ditanya apa ada pelepasan tenaga kerja? Ya tidak juga karena dengan berkembangnya usaha, tenaga kerja terserap," kata dia. 

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD