Meski demikian, Hermawan menegaskan kondisi tersebut tidak mencerminkan ketersediaan beras premium secara keseluruhan. Menurutnya, stok beras premium maupun medium masih banyak tersedia di pasar tradisional.
"Tapi kalau terkait beras premium, itu stoknya ada di pasar tradisional. Jadi beras premium dan medium di pasar tradisional itu banyak. Hal yang jadi masalah memang di ritel modern karena di ritel modern itu kan ada potongan terhadap barang yang mereka jual. Menurut produsen, angka untuk mendapatkan keuntungan itu sangat tipis," kata dia.
Hermawan menyebut, Bapanas juga memantau langsung kondisi harga beras premium di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Jakarta. Berdasarkan pemantauan pada 19 September 2026, harga beras premium di tingkat pedagang grosir masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).
Hermawan menyebut harga beras premium di PIBC berada di kisaran Rp14.200 per kilogram (kg), sedangkan HET beras premium untuk Zona I maksimal Rp14.900 per kg.