sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Bapanas Klaim Tidak Akan Ada Impor Beras, Gula, dan Jagung pada 2026

Economics editor Tangguh Yudha
04/01/2026 15:30 WIB
Badan Pangan Nasional (Bapanas) menegaskan, pemerintah tidak akan melakukan impor beras, gula konsumsi, maupun jagung sepanjang tahun 2026.
Bapanas menegaskan, pemerintah tidak akan melakukan impor beras, gula konsumsi, maupun jagung sepanjang tahun 2026. (Foto: iNews Media Group)
Bapanas menegaskan, pemerintah tidak akan melakukan impor beras, gula konsumsi, maupun jagung sepanjang tahun 2026. (Foto: iNews Media Group)

Selain itu, dengan proyeksi produksi beras nasional sepanjang 2026 yang diperkirakan mencapai 34,7 juta ton, stok beras nasional di akhir tahun 2026 diproyeksikan semakin menguat hingga 16,194 juta ton. Pada tahun yang sama, ekspor beras diperkirakan dapat mencapai sekitar 71 ton, sementara impor dipastikan nihil.

Untuk komoditas jagung, carry over stock menuju 2026 tercatat sebesar 4,521 juta ton. Stok tersebut diperkirakan dapat memenuhi kebutuhan nasional hampir tiga bulan, dengan asumsi kebutuhan bulanan sebesar 1,421 juta ton. Produksi jagung nasional sepanjang 2026 diproyeksikan mencapai 18 juta ton, sehingga stok akhir tahun 2026 diperkirakan berada di level 4,581 juta ton.

Bapanas juga memperkirakan adanya potensi ekspor jagung pada 2026 sebesar 52,9 ribu ton. Sementara itu, impor jagung untuk pakan, benih, maupun kebutuhan rumah tangga dipastikan tidak dilakukan.

Sementara untuk gula konsumsi, carry over stock ke 2026 diperkirakan mencapai 1,437 juta ton. Dengan kebutuhan konsumsi bulanan sekitar 236,4 ribu ton, stok tersebut dinilai mampu memenuhi kebutuhan hingga enam bulan.

Produksi gula nasional pada 2026 diestimasikan mencapai 2,72 juta ton, sehingga stok akhir tahun diperkirakan berada di angka 1,32 juta ton. Pemerintah juga memutuskan tidak ada impor gula konsumsi sepanjang 2026.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement