Setelah itu, rerata pendapatan sekitar Rp13 juta tadi dibagi empat bulan yang merupakan masa tanam dan panen padi. Hasilnya sekitar Rp3,2 juta per bulan. Kemudian dibagi lagi empat orang dengan asumsi keluarga petani terdiri dari satu suami, satu istri, dan dua anak.
Diperoleh nilai sekitar Rp800 ribu per orang per bulan. Dari nilai itu apabila dibagi dalam jumlah hari dalam sebulan dapat dibulatkan menjadi sekitar Rp30 ribuan per orang per hari dalam suatu keluarga petani kecil.
"Nah sekarang petani yang berjibaku, berlumpur, mandi lumpur empat bulan. Aku ini petani. Pendapatannya itu rata-rata per hektare itu hanya Rp13 juta. Kita hitung per hektare. Kalau itu dibagi empat bulan, jadi Rp3,2 jutaan," kata Amran.
"Kalau Rp3 juta lebih, ini pendapatan per bulan nih, itu dibagi dengan empat orang, satu keluarga dua anak. Anggaplah satu istri, bapak, ibu, dua anak, empat orang, itu sekitar Rp800 ribuan per orang. Kalau dibagi sebulan hanya Rp28 ribuan, katakanlah Rp30 ribuan per hari untuk hidup. Tega tidak? Masih mau turunkan harga petani?" ujarnya.