sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Bapanas Sebut Stok Seluruh Pangan Pokok Lebih dari Cukup untuk Ramadan dan Idulfitri

Economics editor Kunthi Fahmar Sandy
12/02/2026 17:33 WIB
Amran optimistis bahwa seluruh pangan pokok strategis statusnya lebih dari mencukupi untuk kebutuhan masyarakat sampai Idulfitri mendatang.
Bapanas Sebut Stok Seluruh Pangan Pokok Lebih dari Cukup untuk Ramadan dan Idulfitri (FOTO:iNews Media Group)
Bapanas Sebut Stok Seluruh Pangan Pokok Lebih dari Cukup untuk Ramadan dan Idulfitri (FOTO:iNews Media Group)

Selain beras, Amran optimistis bahwa seluruh pangan pokok strategis statusnya lebih dari mencukupi untuk kebutuhan masyarakat sampai Idulfitri mendatang. Ada pula beberapa komoditas pangan yang surplus yang bahkan bisa dilepas untuk ekspor.

"Jadi stok pangan menghadapi Ramadan, semua stok kita dua bulan ke depan, surplus. Lebih dari cukup. (Bahkan) ada bahan pokok kita itu yang swasembada dan ekspor. Semua cukup mulai dari minyak goreng, beras, bawang merah, dan seterusnya. Kemudian yang impor juga cukup. Jadi 12 bahan pokok lebih dari cukup sampai Idulfitri," kata Amran.

Dalam update terbaru Proyeksi Neraca Pangan Nasional Tahun 2026 per Februari 2026, telah dikalkulasikan stok seluruh pangan pokok strategis masih mencatatkan level yang memadai sampai akhir Maret 2026 yang merupakan selesainya momen Ramadan dan Idulfitri.

Beras diproyeksikan masih ada surplus hingga 14,83 juta ton di akhir Maret 2026. Idem pula pada jagung yang diestimasikan masih terdapat surplus hingga 4,99 juta ton di akhir Maret mendatang. Kemudian kedelai 295,1 ribu ton dan bawang merah 60,1 ribu ton.

Stok nasional cabai besar dan cabai rawit masing-masing sampai akhir Maret 2026 masih akan ada 73,38 ribu ton dan 152,7 ribu ton. Untuk daging sapi/kerbau 176,78 ribu ton. Lalu surplus daging ayam dan telur ayam ras masing-masing 586,2 ribu ton dan 267,25 ribu ton. Gula konsumsi di 768,77 ribu ton. Terakhir, minyak goreng diperkirakan masih ada hingga 3,56 juta ton.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement