sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Begini Cara PGN Perluas Akses Gas Bumi di Yogyakarta yang Tidak Terjangkau Jaringan Pipa 

Economics editor Yanto Kusdiantono
22/08/2026 09:57 WIB
PGN melalui PGN Gagas memperluas akses gas bumi bagi pelanggan komersial di Yogyakarta dan wilayah Jawa Tengah Bagian Selatan melalui layanan CNG.
Begini Cara PGN Perluas Akses Gas Bumi di Yogyakarta yang Tidak Terjangkau Jaringan Pipa. (Foto: Yanto Kusdiantoro/IDX Channel)
Begini Cara PGN Perluas Akses Gas Bumi di Yogyakarta yang Tidak Terjangkau Jaringan Pipa. (Foto: Yanto Kusdiantoro/IDX Channel)

Pengembangan CNG juga memberikan fleksibilitas bagi pelaku usaha dalam memilih sumber energi sesuai kebutuhan operasional. Bagi sektor Horeka yang membutuhkan energi secara konsisten setiap hari, ketersediaan pasokan dan efisiensi menjadi pertimbangan penting dalam menentukan pilihan bahan bakar.

Selain sektor komersial, pemanfaatan CNG mulai merambah kebutuhan pelayanan publik. Di Magelang, Jawa Tengah, CNG telah digunakan untuk mendukung operasional salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

CNG digunakan untuk mendukung proses memasak sekitar 1.500–2.000 porsi MBG per hari. Pemanfaatan tersebut menunjukkan fleksibilitas CNG untuk mendukung berbagai kebutuhan energi, termasuk fasilitas yang membutuhkan pasokan bahan bakar secara rutin untuk kegiatan operasionalnya.

Menurut Santiaji, pengembangan CNG di Jawa Tengah Bagian Selatan memiliki prospek yang semakin terbuka seiring dengan pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi daerah.

“Pertumbuhan layanan CNG di Jawa Tengah Bagian Selatan memiliki prospek yang menarik seiring dengan berkembangnya sektor pariwisata seperti perhotelan, kuliner, jasa, dan UMKM. Kehadiran layanan CNG diharapkan dapat memberikan kemudahan dalam pemenuhan kebutuhan energi sekaligus mendukung produktivitas masyarakat,” ujar Santiaji.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement