sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Belanja Membengkak, Suahasil Tambah Rp50 Triliun Target Penerimaan APBN 

Economics editor Rohman Wibowo
31/10/2026 05:49 WIB
Pemerintah terus melakukan kalkulasi ulang terhadap postur kas negara menjelang penutupan tahun anggaran pada 31 Desember.
Belanja Membengkak, Suahasil Tambah Rp50 Triliun Target Penerimaan APBN. Foto: iNews Media Group.
Belanja Membengkak, Suahasil Tambah Rp50 Triliun Target Penerimaan APBN. Foto: iNews Media Group.

Demi menutup celah kebutuhan anggaran yang kian membesar, Suahasil menekankan bahwa pemerintah menempuh strategi kombinasi antara realokasi pos belanja internal dan penambahan target penerimaan baru. Fleksibilitas fiskal ini dieksekusi secara ketat agar penyesuaian anggaran tidak mengorbankan program-program prioritas nasional.

"Rumusnya cuma dua, apakah pendapatan kita harus naik atau kita kombinasikan dengan menggeser anggaran awal, dan di dalam skala belanja Rp3.843 triliun itu sudah hampir Rp200 triliun yang kita geser-geser meski keseluruhannya belanja naik kira-kira Rp300 triliun," tutur Suahasil.

Dia menekankan soal pemerintah menyadari bahwa konsekuensi dari peningkatan target pendapatan kas negara pada akhirnya akan ditopang langsung oleh aktivitas dunia usaha dan konsumsi masyarakat. Namun, penarikan kontribusi penerimaan tersebut dinilai sah dan dapat dipertanggungjawabkan karena dikembalikan sepenuhnya untuk kebutuhan proteksi rakyat.

"Kalau pendapatannya meningkat tentu yang membayar adalah perekonomian Indonesia, rumah tangga, dan dunia usaha, tetapi ketika dibayarkan kembali untuk bencana alam, perlindungan sosial, layanan publik, hingga infrastruktur, seharusnya sih justifiable," kata Suahasil.

(NIA DEVIYANA)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement