AALI
9750
ABBA
286
ABDA
6250
ABMM
1350
ACES
1195
ACST
186
ACST-R
0
ADES
3300
ADHI
805
ADMF
7575
ADMG
170
ADRO
2190
AGAR
362
AGII
1430
AGRO
1275
AGRO-R
0
AGRS
152
AHAP
66
AIMS
358
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1100
AKRA
725
AKSI
745
ALDO
1315
ALKA
296
ALMI
288
ALTO
242
Market Watch
Last updated : 2022/01/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.82
0.04%
+0.23
IHSG
6556.00
-0.19%
-12.17
LQ45
939.03
-0.03%
-0.31
HSI
24215.35
-0.12%
-28.26
N225
27017.74
-0.42%
-113.60
NYSE
16340.32
-0.45%
-73.65
Kurs
HKD/IDR 1,838
USD/IDR 14,325
Emas
850,888 / gram

Beri Kontribusi 11,65 Persen, Produk Mamin di Jatim Catatkan Kinerja USD1,57 Miliar

ECONOMICS
Lukman Hakim
Senin, 29 November 2021 07:04 WIB
Kinerja ekspor mamin Jatim pada 2021 ini, nilai ekspor mencapai USD1,57 miliar dengan kontribusi 11,65 persen.
Beri Kontribusi 11,65 Persen, Produk Mamin di Jatim Catatkan Kinerja USD1,57 Miliar, (Foto: MNC Media)
Beri Kontribusi 11,65 Persen, Produk Mamin di Jatim Catatkan Kinerja USD1,57 Miliar, (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Produk makanan dan minuman (mamin) memberikan kontribusi besar terhadap kinerja ekspor Provinsi Jawa Timur (Jatim). Kinerja ekspor mamin Jatim pada 2021 ini, nilai ekspor mencapai USD1,57 miliar dengan kontribusi 11,65 persen, sedangkan nilai ekspor non migas periode Januari-Agustus 2021 senilai USD13,48 miliar.

Sedangkan pada 2020, ekspor mamin mencatatkan nilai USD2,24 miliar atau berkontribusi sebesar 12,29 persen dari total ekspor non migas Jatim di tahun 2020 yang mencapai USD18,27 miliar.

“Kinerja ekspor mamin ditopang oleh berbagai komoditi unggulan seperti daging dan ikan olahan, coklat, olahan dari tepung, berbagai makanan olahan, gula dan kembang gula, minuman, dan olahan dari buah-buahan ataupun sayuran,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jatim, Drajat Irawan, Minggu (28/11/2021). 

Pihaknya terus mengupayakan agar produk mamin di Jatim dapat bersaing di pasar global. Sejumlah strategi juga disusun agar ekspor produk mamin dapat meningkat dan kinerja perdagangan internasional Jatim semakin baik. "Komoditas mamin merupakan salah satu sektor primer yang mampu bertahan ketika masa pandemi," terangnya.

Strategi Pemprov Jatim untuk peningkatan daya saing produk mamin di Jatim adalah dengan melakukan pembinaan dan pendampingan UMKM. Mulai dari aspek bahan baku, proses produksi, standardisasi, desain, kemasan, dan pemasaran. "Kami juga berupaya mencarikan pasar ekspor," terang Drajat.

Sementara itu, ekspotir buah-buahan dan sayuran ke Eropa Barat, Dika Rinakuki mengatakan, dalam mengembangkan bisnis ekspor, eksportir harus melakukan persiapan dengan melakukan riset pasar, melakukan identifikasi calon pembeli dengan melakukan penyesuaian produk, serta mempersiapkan materi yang digunakan untuk promosi.

“Selanjutnya eksportir bisa melakukan promosi pemasaran dengan menentukan pembeli potensial, dan mengirimkan email penawaran yang dilampiri dengan keterangan produk. Promosi selanjutnya bisa dilakukan dengan memanfaatkan website, social media, maupun pameran,” tutup Dika. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD