AALI
10025
ABBA
406
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1415
ACST
272
ACST-R
0
ADES
2570
ADHI
1155
ADMF
7950
ADMG
234
ADRO
1735
AGAR
350
AGII
1470
AGRO
2020
AGRO-R
0
AGRS
210
AHAP
65
AIMS
500
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
795
AKRA
4660
AKSI
458
ALDO
720
ALKA
250
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
516.22
0.19%
+0.98
IHSG
6643.74
0.16%
+10.77
LQ45
970.79
0.27%
+2.64
HSI
26126.93
0.42%
+109.40
N225
28804.85
0.34%
+96.27
NYSE
17132.22
0.29%
+49.07
Kurs
HKD/IDR 1,814
USD/IDR 14,120
Emas
813,779 / gram

Bertambah 9 Orang, RSDC Wisma Atlet Kemayoran Kini Rawat 208 Pasien Covid-19

ECONOMICS
Muhammad Refi Sandi/MPI
Jum'at, 26 November 2021 08:20 WIB
Jumlah pasien rawat inap di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat bertambah 9 orang hingga Jumat (26/11/2021) pukul 08.00 WIB
Wisma Atlet (Ilustrasi)
Wisma Atlet (Ilustrasi)

IDXChannel - Jumlah pasien rawat inap di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat bertambah hingga Jumat (26/11/2021) pukul 08.00 WIB, jumlah pasien bertambah 9 orang.

Kepala Penerangan Kogabwilhan-I, Kolonel Marinir Aris Mudian mengatakan, hingga pagi ini pasien Covid-19 yang selesai perawatan di RSDC Wisma Atlet mengalami penambahan. 

"Pasien Covid dari 199 pasien bertambah 9 orang menjadi 208 pasien. Hal ini menunjukkan perlunya peningkatan perawatan secara intensif," ucap Aris dalam keterangan tertulis. 

Berdasarkan data yang ada, terhitung mulai tanggal 23 Maret 2020 sampai 26 November 2021, jumlah pasien terdaftar total 129.221 orang atau bertambah 17 orang. Sementara, untuk jumlah pasien sembuh dan keluar dari RSDC Wisma Atlet total berjumlah 129.013 orang atau bertambah 8 pasien sembuh.

Lebih lanjut, Aris Mudian mengimbau agar warga tetap menjaga protokol kesehatan agar terhindar dari penularan virus corona ini.

"Perlu adanya penekanan terhadap protokol kesehatan, sehingga penyembuhan pasien yang sedang dirawat dapat terjadi pengurangan jumlah yang signifikan. untuk itu, masyarakat harus patuh menjaga kesehatan," pungkasnya. (NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD