sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Bertemu Apindo, Prabowo Tekankan Pengusaha Harus Beri Manfaat dan Ciptakan Lapangan Kerja

Economics editor Binti Mufarida
10/02/2026 09:39 WIB
Prabowo menekankan pentingnya sektor industri memberikan manfaat nyata bagi rakyat serta menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya saat bertemu dengan Apindo.
Bertemu Apindo, Prabowo Tekankan Pengusaha Harus Beri Manfaat dan Ciptakan Lapangan Kerja. (Foto: Dok. BPMI Setpres)
Bertemu Apindo, Prabowo Tekankan Pengusaha Harus Beri Manfaat dan Ciptakan Lapangan Kerja. (Foto: Dok. BPMI Setpres)

“Pembangunan industri harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat, membuka lapangan kerja seluas-luasnya, dan memperkuat kemandirian bangsa,” kata Prabowo dalam keterangannya, Selasa (10/2/2026).

Lebih lanjut, Prabowo mengajak para pengusaha untuk bersama-sama dengan pemerintah menciptakan lapangan pekerjaan, khususnya di sektor riil. Ia mendorong pengembangan dan pembesaran industri tekstil seperti garmen, sepatu, dan mebel, serta sektor-sektor strategis lainnya, antara lain industri makanan dan minuman, perikanan, peternakan, serta penguatan UMKM.

Para pengusaha yang hadir menyatakan komitmen solid untuk mendukung visi dan misi Prabowo, terutama dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui peningkatan pemenuhan gizi dan pendidikan yang berkualitas bagi seluruh anak Indonesia, serta mewujudkan industrialisasi yang berorientasi pada kepentingan negara dan bangsa.

Dalam audiensi tersebut, Prabowo didampingi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Adapun 22 pengusaha Apindo yang hadir antara lain Sofjan Wanandi, Sudamek, Suryadi Sasmita, Haryanto Adikoesoemo, Mucki Tan, Harijanto, Johny Darmawan, Shinta W. Kamdani, Sanny Iskandar, Eddy Hussy, Soegianto Nagaria, Lindrawati Widjojo, Hendra Widjaja, Budiarsa Sastrawinata, Ronald Walla, Adhi Lukman, Raymond Gunawan, Dedy Rochimat, Kris Adidarma, Leo Julianto Sutedja, dan Harry Lukminto.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement