AALI
9975
ABBA
288
ABDA
7200
ABMM
1395
ACES
1370
ACST
202
ACST-R
0
ADES
3660
ADHI
890
ADMF
7600
ADMG
197
ADRO
2270
AGAR
350
AGII
1435
AGRO
1510
AGRO-R
0
AGRS
159
AHAP
72
AIMS
406
AIMS-W
0
AISA
177
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1140
AKRA
825
AKSI
795
ALDO
1320
ALKA
384
ALMI
294
ALTO
238
Market Watch
Last updated : 2022/01/14 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
509.74
0.24%
+1.24
IHSG
6693.40
0.53%
+35.05
LQ45
952.95
0.25%
+2.36
HSI
24383.32
-0.19%
-46.45
N225
28124.28
-1.28%
-364.85
NYSE
0.00
-100%
-17166.28
Kurs
HKD/IDR 1,832
USD/IDR 14,293
Emas
840,167 / gram

Besok, Pengelola Mal Sambut Rencana Pembukaan Bioskop

ECONOMICS
Azhfar Muhammad
Senin, 13 September 2021 09:14 WIB
Pengelola pusat perbelanjaan menyambut baik rencana pembukaan kembali bioskop di sejumlah lokasi.
Besok, Pengelola Mal Sambut Rencana Pembukaan Bioskop. (Foto: MNC Media)
Besok, Pengelola Mal Sambut Rencana Pembukaan Bioskop. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Pengelola pusat perbelanjaan menyambut baik rencana pembukaan kembali bioskop di sejumlah lokasi. Jika itu terlaksana, mereka yakin akan memberikan dampak positif bagi operasional mal yang tertekan selama PPKM berlangsung.

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Alphonzus Widjaja, menanggapi wacana pembukaan bioskop pada tanggal 14 September besok. Dia berharap dengan dibukanya pusat hiburan bioskop dapat meningkatkan kunjungan terhadap pusat perbelanjaan atau mal. 

“Terkait pembukaan bioskop, memanng sebelumnya ada wacana dari pemerintah akan memperbolehkan bioskop untuk beroperasi dengan kapasitas maksimal 25% dari bioskop saja,” kata Alphonzus saat dihubungi MNC Portal Indoenesia. Senin, (13/9/2021)

Dirinya menyampaikan untuk mereka yang diperbolehkan masuk ke bIoskop dan menonton film hanya bagi mereka yang hasil pemindai aplikasi PeduliLindunginya berwarna hijau.

“Ya jadi tentu pemerintah juga melakukan pembatasan dengan protokol kesehatan yang pasti mereka yang masuk adalah mereka yang benar-benar sehat dan sudah dilakukan program vaksinasi,” tambahnya. 

Dengan beroperasinya kembali bioskop maka APPBI berharap hal tersebut juga dapat meningkatkan tingkat kunjungan ke Pusat Perbelanjaan atau mal yang pengunjungnya masih dibawah 50%.

“Ya tentu, dengan pembukaan juga bisa optimis untuk meningkatkan jumlah kunjungan atau kapasitas hiburan dan bisa banyak lagi pengunjung yang datang ke pusat perbelanjaaan atau mal,” ungkpanya.

Meski demikian menurutnya, saat ini Pusat Perbelanjaan tekah diberlakukan protokol tambahan yaitu Protokol Wajib Vaksinasi yang penerapan pemeriksaannya dilakukan melalui aplikasi PeduliLindungi.

“Jadi sekarang ini di Pusat Perbelanjaan diberlakukan dua protokol Covid-19 yaitu Protokol Kesehatan dan Protokol Wajib Vaksinasi dan masyarakat diimbau untuk tetap patuh prokes,” tandasnya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD