"Investasi juga diperkirakan lebih tinggi ditopang oleh berlanjutnya program-program prioritas pemerintah termasuk hilirisasi sumber daya alam sehingga diharapkan makin dapat meningkatkan produktivitas dan kapasitas perekonomian," kata Perry
Untuk mendukung prospek tersebut, Bank Indonesia terus memperkuat bauran kebijakan melalui sinergi kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran, yang dikombinasikan dengan stimulus fiskal dan kebijakan sektor riil pemerintah.
Selain mendorong pertumbuhan, BI juga menekankan pentingnya menjaga ketahanan eksternal ekonomi, termasuk memperkuat neraca pembayaran Indonesia, di tengah meningkatnya ketidakpastian global dan volatilitas pasar keuangan internasional.
Dengan bauran kebijakan yang konsisten dan koordinasi erat dengan pemerintah, BI optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 dapat terus meningkat secara berkelanjutan dan tetap berdaya tahan terhadap tekanan global.
"Bank Indonesia terus memperkuat bauran kebijakan melalui penguatan bauran kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran yang bersinergi erat dengan kebijakan stimulus fiskal dan sektor real pemerintah untuk mendorong pertumbuhan yang lebih tinggi dan berdaya tahan," kata Perry.
(Febrina Ratna Iskana)