AALI
9725
ABBA
224
ABDA
0
ABMM
780
ACES
1480
ACST
280
ACST-R
0
ADES
1665
ADHI
1165
ADMF
8075
ADMG
167
ADRO
1185
AGAR
428
AGII
1095
AGRO
910
AGRO-R
0
AGRS
570
AHAP
71
AIMS
494
AIMS-W
0
AISA
274
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
585
AKRA
3240
AKSI
785
ALDO
870
ALKA
242
ALMI
236
ALTO
318
Market Watch
Last updated : 2021/05/07 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
468.07
-0.98%
-4.61
IHSG
5928.31
-0.7%
-41.93
LQ45
880.72
-0.93%
-8.22
HSI
28610.65
-0.09%
-26.81
N225
29357.82
0.09%
+26.45
NYSE
0.00
-100%
-16348.41
Kurs
HKD/IDR 1,838
USD/IDR 14,290
Emas
835,733 / gram

BI Yakin Perempuan Indonesia Mampu Menggerakan Ekonomi dan Keuangan Syariah

ECONOMICS
Shifa Nurhaliza
Rabu, 21 April 2021 15:28 WIB
BI meyakini bahwa perempuan-perempuan Indonesia telah berkontribusi nyata dalam menggerakan ekonomi dan keuangan syariah Indonesia yang inklusif.
BI Yakin Perempuan Indonesia Mampu Menggerakan Ekonomi dan Keuangan Syariah (FOTO:MNC Media)

IDXChannel – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo meyakini bahwa perempuan-perempuan Indonesia telah berkontribusi nyata dalam menggerakan ekonomi dan keuangan syariah Indonesia yang inklusif. 

Hal tersebut diungkapkan Perry dalam Seminar Nasional yang diadakan Bank Indonesia (BI) dengan tema “Srikandi Ekonomi Syariah Bersinergi Mendukung Pemulihan Ekonomi”, Rabu (21/4/2021) yang dilakukan secara virtual. 

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani, selaku Ketua Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) yang menjadi pembicara kunci menyampaikan bahwa berdasarkan laporan SGIE, peranan perempuan yang menjadi wirausaha meningkatkan potensi kontribusi terhadap PDB yang sangat besar. 

"Apabila perempuan mendapatkan kesempatan yang sama dalam perekonomian, potensi kontribusi kepada PDB global akan bertambah sekitar 3% - 6% atau meningkat sekitar 5 triliun dolar AS," ucap dia. 

Pemerintah Indonesia akan terus mengeluarkan kebijakan yang memberikan kesempatan yang sama bagi semua kelompok, termasuk perempuan. Hal ini antara lain karena kontribusi perempuan dalam perekonomian Indonesia yang semakin meningkat. 

Di sektor UMKM, 53,76% UMKM dimiliki oleh perempuan dengan 97% karyawan adalah perempuan dan kontribusi terhadap perekonomian cukup besar yaitu 61%. 

Selain itu, perempuan juga memiliki kontribusi dalam instrumen retail di Indonesia yang diterbitkan oleh pemerintah yaitu ORI 17 dari Rp18,43 triliun, 55,58% investornya adalah perempuan. 

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti menambahkan, bahwa berbagai program sinergi pengembangan usaha syariah yang dilakukan Bank Indonesia bersama stakeholders ditempuh dengan melibatkan peran perempuan baik pelaku usaha syariah secara umum maupun para santri putri yang berada di lingkungan pesantren. 

"Berbagai sektor usaha dikembangkan diantaranya fesyen dengan konsep sustainable fashion seperti produk handycraft, berbagai macam tas dengan bahan alami, dan tenun yang produknya sudah go global," beber dia. 

Selain fesyen, juga dilakukan pengembangan koperasi dimana motor penggeraknya adalah para Perempuan dengan berbagai produk olahan kelapa dengan kualitas ekspor.
(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD