AALI
10125
ABBA
232
ABDA
0
ABMM
780
ACES
1470
ACST
272
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
1165
ADMF
0
ADMG
167
ADRO
1195
AGAR
410
AGII
1100
AGRO
900
AGRO-R
0
AGRS
595
AHAP
71
AIMS
480
AIMS-W
0
AISA
274
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3220
AKSI
0
ALDO
890
ALKA
238
ALMI
240
ALTO
344
Market Watch
Last updated : 2021/05/12 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
467.69
-0.91%
-4.29
IHSG
5921.08
-0.92%
-54.70
LQ45
879.63
-1%
-8.87
HSI
28013.81
0%
0.00
N225
28608.59
0%
0.00
NYSE
16355.62
0%
0.00
Kurs
HKD/IDR 1,826
USD/IDR 14,195
Emas
838,803 / gram

Tetap Tumbuh Sepanjang Pandemi, Ekonomi dan Keuangan Syariah RI Diakui Internasional

SYARIAH
Suparjo Ramalan/Sindonews
Jum'at, 09 April 2021 23:59 WIB
Islamic FInancial Development Report melaporkan bahwa Indonesia menjadi negara muslim dengan perkembangan ekonomi dan keuangan syariah terbaik.
Islamic FInancial Development Report melaporkan bahwa Indonesia menjadi negara muslim dengan perkembangan ekonomi dan keuangan syariah terbaik.

IDXChannel - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mencatat, sepanjang 2020 Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan progres terbaik di bidang ekonomi dan keuangan syariah. Pernyataan itu didasarkan pada penghargaan yang diberikan oleh Islamic FInancial Development Report yang dirilis pada 2020 lalu. Dimana, Indonesia menempatkan ranking kedua dari negara-negara muslim lain di dunia.

"Perkembangan ekonomi syariah di sektor keuangan Indonesia juga menerima banyak apresiasi dari komunitas internasional," ujar Erick dalam Global Islamic Investment Forum, Jumat (9/4/2021).

Selain itu, Global Islamic Indicator 2020-2021 mencatat Indonesia berada pada rangking keempat secara global untuk sektor ekonomi syariah yang direpresentasikan oleh pengeluaran konsumen yang mencakup enam sektor riil ekonomi yakni, keuangan, makanan, fesyen, kosmetik dan farmasi, perjalanan, dan media massa.

Di dalam negeri, jasa keuangan syariah terus tumbuh. Bahkan, Erick menilai tetap positif di tengah pandemi Covid-19. 

Pada 2020, pertumbuhan aset bank syariah meningkat sebesar 20,9%, sementara bank konvensional sebesar 7,7%. Di sisi Dana Pihak Ketiga (DPK), perbankan syariah juga berhasil meningkat 11,49%, unggul tipis dibandingkan pertumbuhan DPK perbankan konvensional sebesar 22,49%.

Untuk pembiayaan, bank syariah mencatatkan pertumbuhan terbesar 9,42% jauh mengungguli perbankan konvensional yang hanya tumbuh sebesar 0,55%. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD