IDXChannel - Fundamental ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia dinilai mampu mendongkrak pertumbuhan maupun stabilitas ekonomi nasional.
Selain itu, sektor syariah juga diproyeksi mampu menjadi mesin penggerak dan pendorong ekonomi potensial yang memiliki daya saing global.
Bank Indonesia (BI), melalui Blueprint Ekonomi dan Keuangan Syariah (Eksyar) 2030, mendorong percepatan integrasi Halal Value Chain (HVC) dengan sistem pembiayaan syariah yang lebih dalam, inovatif, dan produktif untuk mewujudkan kontribusi ekonomi dan keuangan syariah lebih optimal terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Nasional.
Secara garis besar, blueprint berkutat soal penguatan ekosistem rantai nilai halal yang terintegrasi dan berdaya saing, optimalisasi pembiayaan syariah, dan perluasan literasi dan inklusi ekonomi dan keuangan syariah.
Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah BI, Imam Hartono, mengatakan, sektor ekonomi dan keuangan syariah menunjukkan ketahanan di tengah ketidakpastian global.